Breaking News:

Bursa Efek Soroti Tokoh Publik Jadi Influencer Saham, Singgung Potensi Tuntutan Hukum

Yang terbaru, ada musisi kondang Ari Lasso yang sempat menyebut saham MCAS miliknya melesat puluhan persen hanya dalam hitungan minggu.

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Ilustrasi IHSG 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Semakin banyak tokoh publik yang menjadi influencer saham, dengan caranya masing-masing.

Yang terbaru, ada musisi kondang Ari Lasso yang sempat menyebut saham MCAS miliknya melesat puluhan persen hanya dalam hitungan minggu.

Laksono Widodo, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI menyebut, bursa sejatinya menyambut positif tokoh publik yang menjadi influencer saham.

Namun, pihak bursa juga mengingatkan mereka akan tanggung jawab moral terhadap para follower.

"Kami juga mengingatkan potensi tuntutan hukum dari para follower apabila ada yang merasa dikecewakan," terang Laksono, Selasa (5/1/20021).

Oleh sebab itu, BEI akan mengajak influencer untuk berdiskusi terkait hal tersebut.

Baca juga: Rey Utami Kebingungan Cari Keberadaan Pablo Benua, Tak Tahu Sudah Bebas dari Lapas

Baca juga: Spekulasi Hilangnya Jack Ma, Dipenjara atau Mati hingga Menghebohkan Dunia

Baca juga: Tri Rismaharini Blusukan di Jakarta, Fahri Hamzah: Kemiskinan Itu di Daerah Terpencil

Pihak bursa juga akan membuka pintu selebar-lebarnya bagi para tokoh public figur untuk mengikuti sekolah pasar modal, terutama bagi yang belum pernah mengikuti program ini.

Laksono menambahkan, BEI juga akan meminta klarifikasi emiten yang sahamnya disebut oleh influencer.

"Kami telah mengirimkan permintaan penjelasan kepada emiten terkait," tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Marak influencer saham, BEI: Hati-hati dengan potensi tuntutan hukum

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved