Breaking News:

Cara Sudin KPKP Jakarta Pusat Mengecek Cabai Asli atau Pewarna, Gunakan Metode 'Organoleptik'

Plt Sudin KPKP Jakarta Pusat, Mujiati, menjelaskan hal ini guna memastikan apakah cabai yang dijual para pedagang mengandung pewarna atau tidak

freepik.com
Ilustrasi cabai 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jajaran Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat telah mendatangi sejumlah pasar guna mengecek cabai yang dijual para pedagang.

Plt Sudin KPKP Jakarta Pusat, Mujiati, menjelaskan hal ini guna memastikan apakah cabai yang dijual para pedagang mengandung pewarna atau tidak.

Mujiati menyatakan, pihaknya juga telah mendatangi Pasar Gondangdia dan mengecek para pedagang cabai

Saat pengecekan, kata dia, pihaknya menerapkan metode 'organoleptik' yaitu menggunakan indera penglihatan dan perasa.

"Kami menerapkan metode organoleptik dengan cara melihat secara cermat cabai tersebut," kata Mujiati, saat dihubungi, Rabu (6/1/2021).

"Jadi kami tidak menggunakan uji laboratorium. Tapi kalau ada cabai yang kami curigai memakai pewarna, baru dibawa ke laboratorium," lanjutnya.

Di Pasar Gondangdia, jajaran Sudin KPKP tidak menemukan adanya cabai pewarna.

"Setelah kami cek satu per satu, tidak ada pewarna atau pedagang yang nakal, ya. Tidak ada yang pakai pewarna," jelas dia.

Baca juga: 2 Terduga Teroris Tewas Tertembak di Makassar, Kapolrestabes: Terkait Pengeboman Gereja di Filipina

Baca juga: Ayu Ting Ting Gelagapan Ditanya soal Adit Jayusman, Calon Suami: Parah, Duh Gusti!

Adapun pasar-pasar di Jakarta Pusat yang telah dikunjungi Sudin KPKP.

Diantaranya Pasar Johar Baru, Pasar Bendungan Hilir, Pasar Petojo Ilir, dan Pasar Rawasari.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved