Virus Corona di Indonesia
Kasus Covid-19 Melonjak, Kapasitas RS Rujukan di DKI Tersisa 13 Persen
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, tingkat keterisian tempat tidur isolasi di 98 RS rujukan Covid-19 per 3 Januari 2021 mencapai 87 persen.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Seiring lonjakan kasus Covid-19 di awal 2021 ini, kapasitas rumah sakit rujukan di DKI Jakarta terus menipis.
Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat, tingkat keterisian tempat tidur isolasi di 98 RS rujukan Covid-19 per 3 Januari 2021 mencapai 87 persen.
Dari total 7.379 tempat tidur yang disediakan, sebanyak 6.385 diantaranya telah terisi.
Dengan demikian, tempat tidur isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta hanya tersisa 13 persen.
Tak hanya itu, kapasitas kamar Intensive Care Unit (ICU) di 98 RS rujukan Covid-19 juga tersisa 21 persen.
Dari 960 tempat tidur ICU yang disiapkan Pemprov DKI, sebanyak 762 bed diantaranya telah terisi.
Artinya, tingkat keterisian kamar ICU khusus pasien Covid-19 telah mencapai 79 persen.
Guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang terpapar Covid-19, Pemprov DKI kembali menambah jumlah RS rujukan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, ada 3 RS rujukan Covid-19 yang telah disiapkan.
"Penambahan terakhir ada 3 RS, yaitu RS Ukrida di Jakarta Barat, RS Antam Medika di Jakarta Timur, dan RS Harapan Jayakarta juga di Jakarta Timur," ucapnya, Senin (4/1/2021).
Baca juga: Sudin KPKP Sidak ke Pasar Gondangdia Pastikan Pedagang Cabai Tak Gunakan Pewarna Buatan
Baca juga: Kabupaten Tangerang Zona Merah, Fasilitas Isolasi dan ICU Covid-19 Penuh
Baca juga: Pelaku dan Korban Pembacokan di Jalan Salemba Raya Saling Kenal
Dengan penambahan ini, sampai saat ini ada 101 rumah sakit rujukan Covid-19 di ibu kota.
"Jakarta memang menyediakan banyak fasilitas, warga tidak perlu khawatir, kita akan terus menambah fasilitas rumah sakit," ujarnya.
Meski demikian, politisi Gerindra ini tak membeberkan lebih jauh terkait penambahan kapasitas tempat tidur di RS rujukan tersebut.
Politisi Gerindra ini pun menjamin, pihaknya bakal terus meningkatkan kapasitas RS rujukan agar seluruh pasien Covid-19 bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Terkait rumah sakit, kami minta supaya beralih fungsi dari RS umum ke Covid-19," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/rspi-sulianti-saroso-priok.jpg)