Breaking News:

Kasus Kriminal di Jakarta Pusat Januari 2021, Kasus Penyelundupan Kokain hingga Pembacokan

Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menggagalkan pengiriman kokain seberat 122,2 gram.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto (kiri) bersama Kasat Resnarkoba Kompol Indrawienny Panjiyoga, Selasa (5/1/2021). 

"Jadi, dia ini bisa dikatakan sebagai pengedar kokain yang dijadikan sampingan untuk mencari uang," lanjutnya. 

Meski begitu, kata Panjiyoga, JJ belum blak-blakan membeberkan peran apa yang dikerjakannya. 

"Dia masih menutupi informasi yang lainnya. Kami masih mendalami kasus tersebut," tambah Panjiyoga.

Rp5 Juta per Gram

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, menyatakan per gram kokain tersebut dihargai Rp5 juta.

"Per gram lima juta (Rp5 juta). Ini (kokain) bahaya sekali jika dikonsumsi," kata Heru, saat merilis kasus tersebut, di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (5/1/2021).

"Artinya, jika ditotal itu kira-kira Rp611 jutaan," lanjutnya.

Menyoal apakah JJ sebagai bandar atau pengedar, polisi masih menyelidiki.

"Kami masih menyelidiki soal bandar atau pengedar. Ini barangnya (kokain) juga masih kami cari tahu," jelas Heru

"Apakah numpang kirim dari Jerman atau dari mana sumber awalnya," lanjut Heru.

Kasus Pembacokan di Jalan Salemba, Tangan Kiri Korban Putus

Peristiwa kriminal lainnya yang terjadi pada Januari 2021 tak hanya polisi menggagalkan penyelundupan kokain di Jakarta Pusat. 

Baru-baru ini viral aksi pria membacok korbannya hingga lengan kirinya putus.

Priyadi (30), pelaku pembacokan yang tega menghilangkan lengan kiri korbannya, Sulaeman (34), di Jalan Salemba Raya, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (5/1/2021).

Kapolsek Senen, Komisaris Polisi Ewo Samono, mengatakan kejadian tersebut tepatnya berlangsung pada pukul 10.30 WIB, hari ini.

"Pelaku membacok korban sehingga mengalami lengan tangan kiri putus akibat tebasan senjata tajam tersebut," jelas Ewo, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Selasa (5/1/2021).

"Kemudian anggota unit Reskrim meluncur ke lokasi dan ternyata pelaku sudah diamankan oleh anggota Satpol-PP yang sedang patroli," lanjut Ewo.

Polisi pun berhasil mengamankan barang bukti senjata tajam.

Ewo menyatakan, peristiwa ini bukan tawuran. Tapi masalah pribadi.

"Pelaku berikut barang bukti diamankan ke Polres Metro Jakarta Pusat guna penyidikan lebih lanjut," tutup Ewo.

 
Diduga sebagai Penipu

S (34), menjadi korban pembacokan di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (5/1/2021).

Lengan kiri S putus setelah terkena sabetan senjata tajam milik pelaku, P (30). 

Berdasarkan keterangan saksi mata, bernisial BY, korban merupakan pedagang peralatan listrik. 

Dikatakan BY, korban menjual kabel listrik kepada pelaku. 

"Jadi, awalnya yang membacok membeli kabel kepada korban. Setelah beli kabel, yang membacok kayaknya pulang naik motor, sendirian," jelas BY, kepada TribunJakarta.com, saat dijumpai di lokasi, Selasa (5/1/2021).

"Nah, enggak lama yang tadi beli kabel (pelaku) balik lagi ke sini mencari yang jual kabel," lanjutnya. 

Saat kembali ke lokasi, kata BY, sang pelaku tampak menenteng senjata tajam dan berteriak mencari korban. Dia ditemani seorang pria diduga temannya.

Selain membawa senjata tajam, kata BY, pelaku mengendarai sepeda motor Satria F biru. 

"Mana yang jual kabel tadi, kurang ajar, saya ditipu," ucap BY, meniru ucapan pelaku.

"Terus si pedagangnya kan ada, tuh. Tapi dia (korban) ketakutan ada si pembeli kabel tadi bawa-bawa golok, akhirnya korban dikerjar (pelaku) minta uangnya dibalikkin," lanjutnya.

Karena ketakutan, korban malah balik teriak ke arah pelaku.

"Maling! Maling! Dia (korban) teriak maling ke mas-mas yang tadi beli kabel. Jadi yang lain (warga setempat) pada mengerubung," jelas BY.

Nahas, pelaku melayangkan senjata tajamnya lalu mengarah ke tangan kiri korban hingga putus.

"Tangannya langsung putus, lalu yang lain (warga setempat) langsung pengin menggebuk mas-masnya," kata BY.

Beruntung, ada sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melintas di lokasi sehingga pelaku diamankan dan menumpang pada mobil mereka.

Kapolsek Senen, Komisaris Polisi Ewo Samono, pun mengatakan demikian.

Dari keterangan pelaku, mengatakan kesal kepada korban lantaran dirinya ditipu. 

"Pelaku datang ke lokasi untuk mencari korban karena merasa ditipu membeli kabel di Pasar Kenari," jelas Ewo, saat dikonfirmasi. 

"Kemudian pelaku datang menagih agar korban mengembalikan uang miliknya. Harganya sekira puluhan ribu," lanjut Ewo

Ewo melanjutkan, pelaku semakin kesal kepada korban lantaran enggan mengembalikan uangnya.

Baca juga: Model Sassha Carissa Diperiksa Polisi Terkait Prostitusi Artis TA, Ini Kata Polda Jabar

Baca juga: Kuasa Hukum Habieb Rizieq Pertanyakan Pasal 160: Apa Kita Berkerumun Itu Penghasutan?

Baca juga: Ramalan Zodiak Rabu 6 Januari 2021, Libra Harus Berhati-hati, Scorpio Jaga Semangatmu!

"Akhirnya pelaku mengeluarkan golok kemudian langsung menebas ke arah korban yang menyebabkan tangan sebelah kiri korban putus," tutur Ewo.

Kini, pelaku diserahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat guna dimintai keterangan lebih lanjut. 

Saksi mata lainnya, HL, mengatakan korban diduga bekerja sebagai calo pedagang peralatan listrik. 

"Setahu saya, sih, jadi calo. Jadi, kalau ada orang yang datang ke sini, dia (korban) tawar-tawarin alat listrik. Tapi barangnya dari orang lain, bukan dari dia," ucap HL, di Jalan Salemba Raya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved