Virus Corona di Indonesia

Presiden Jokowi Terapkan Pembatasan Aktivitas di Jawa-Bali, Wagub DKI: Kami Sudah Lakukan Pengetatan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal kebijakan pemerintah pusat melakukan pembatasan aktivitas oleh pemerintah pusat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com/Ferdinand Waskita
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahamd Riza Patria 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara soal kebijakan pemerintah pusat melakukan pembatasan aktivitas mulai 11 Januari hingga 25 Januari 2021 mendatang.

Menurutnya, kebijakan pengetatan yang bakal diterapkan ini bukan hal baru di DKI Jakarta.

Pasalnya, DKI Jakarta sampai saat ini masih melakukan pembatasan aktivitas dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

"Kami atas nama Pemprov DKI menyambut baik kebijakan yang diambil pemerintah pusat terkait adanya tambahan pengetatan," ucapnya, Rabu (6/1/2021).

"Tapi sejujurnya kami sendiri di Pemprov DKI juga sudah memberlakukan pengetatan PSBB transisi," tambahnya menjelaskan.

Melihat kondisi penyebaran Covid-19 di ibu kota yang kian mengkhawatirkan, Ariza bahkan menyebut pihaknya tengah menggodok regulasi baru untuk kembali melakukan pengetatan aturan.

Namun, sebelum aturan baru itu rampung digodok ternyata pemerintah pusat lebih dulu mengumumkan bakal melakukan pembatasan aktivitas di wilayah Jawa-Bali.

"Sejujurnya ini searah apa yang akan diambil oleh pak gubernur terkait menyikapi ke depan. Kemarin pak gubernur sudah memimpin, bahkan sudah mengarahkan intinya akan ada pengetatan di Jakarta," ujarnya di Balai Kota.

Meski demikian, ia mengaku siap mendukung kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat ini.

Dengan adanya kebijakan ini, Ariza berharap, pengetatan aturan yang diterapkan di setiap daerah bisa saling terintegrasi.

"Pernah terjadi kami menutup restoran, tapi beberapa daerah di Bodetabek membuka restoran sehingga orang Jakarta makan dan ngumpulnya berkerumun di sana," kata dia.

"Mudah-mudahan setelah hari ini (diumumkan pembatasan aktivitas) ke depan tidak terjadi lagi," sambungnya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk melakukan pembatasan sosial berskala mikro di wilayah Jawa dan Bali per 11-25 Januari 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved