Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Hati-hati Warga Jakarta, Polisi Bakal Tindak Pelanggar Prokes di Zona Merah, Pemprov Siapkan Denda

Polda Metro Jaya memastikan bakal menindak tegas pelanggar protokol kesehatan (prokes) di zona merah, selain itu Pemprov DKI telah menyiapkan sanksi.

Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana operasi yustisi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020). Polda Metro Jaya memastikan bakal menindak tegas pelanggar protokol kesehatan (prokes) di zona merah, selain itu Pemprov DKI telah menyiapkan sanksi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polda Metro Jaya memastikan bakal menindak tegas pelanggar protokol kesehatan (prokes) di zona merah, selain itu Pemprov DKI telah menyiapkan sanksi kepada masyarakat yang menolak vaksinasi Covid-19.

Polda Metro Jaya memastikan bakal menindak tegas pelanggar protokol kesehatan pada 55 RW yang berada di zona merah di DKI Jakarta.

Terlebih dalam waktu dekat akan dilaksanakan PSBB secara serentak Jawa-Bali pada 11-25 Januari 2021 mendatang.

"Penindakan melalui operasi yustisi akan kita lakukan penindakan dengan tegas. Kemudian juga ada yang namanya Tim Pemburu yang sudah dibentuk oleh Kapolda Metro Jaya, ini akan terus bekerja dengan masif untuk ini semuanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Yusri menyampaikan 55 RW yang berada di zona merah di DKI Jakarta merupakan angka yang cukup tinggi.

Atas dasar itu pihaknya akan memaksimalkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di DKI Jakarta.

Baca juga: Kejar Harta Warisan Peninggalan Lina Jubaedah, Teddy Segera Temui Rizky Febian dan Putri Delina

PSBM, lanjut Yusri, merupakan pengawasan Polri terhadap protokol kesehatan hingga ke kampung-kampung.

Nantinya, pengawasan juga dibantu dengan berbasis komunitas masyarakat yang ada.

"Kita akan berkolaborasi, akan kita fokus sekarang ini bagaimana cara mengupayakan supaya Covid-19 di Jakarta ini bisa ditekan sedini mungkin, bahkan kalau perlu dihilangkan. Ya, mudah-mudahan vaksinasi sudah bisa berjalan nanti ke depan. Tetapi apa upaya yang akan dilakukan? Kampung Tangguhnya akan kita perketat lagi. RW tangguhnya akan kita buat perketat lagi," ungkapnya.

Yusri menjelaskan nantinya akan ada paling banyak dua sampai tiga posko Kampung Tangguh atau RW Tangguh di satu Polsek.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved