Breaking News:

Penjelasan PT Transjakarta Soal Kerja Sama dengan Pabrikan Bus Listrik dari Cina

Direktur Utama PT TransJakarta tidak mengetahui kerja sama tersebut tidak ada dokumen yang dapat dijadikan landasan sebagai bentuk kolaborasi

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
PT TransJakarta
Sardjono Jhony Tjitrokusumo sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), pada Jumat (29/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Sardjono Jhony Tjitrokusumo, angkat suara ihwal pemberitaan yang mengatakan pihaknya bekerja sama dengan pabrikan Bus Higer dari Cina.

Jhony menjelaskan, pihaknya tidak mengetahui kerja sama tersebut tidak ada dokumen yang dapat dijadikan landasan sebagai bentuk kolaborasi.

"Tidak tahu, kami kalau bekerja sama melakukan uji coba pasti ada MoU atau apalah dokumen yang menjadi dasar kerja sama," jelas Jhony, dalam keterangannya, Kamis (7/1/2021).

"Sejauh ini kami tidak memiliki dokumen untuk terkait kerja sama dengan pabrikan tersebut," lanjutnya.

Meski begitu, Jhony mengatakan kerja sama tersebut kemungkinan bukan uji coba bus listrik untuk Transjakarta

Namun, menurutnya, pabrikan tersebut hanya menguji coba beban statis bus listriknya di area milik PT Transjakarta.

Baca juga: Dirut Transjakarta Harap Bus Listrik Dapat Beroperasi Tahun Ini

"Tapi mungkin, ini mungkin  yang dimaksud itu, mereka hanya melakukan uji beban statis di area kami," tutur dia.

Baca juga: AC Milan Masih di Puncak Klasemen, Kekalahan Atas Juventus Tak Berdampak Signifikan

"Jadi bukan kerja sama uji coba seperti yang dibayangkan atau apalah," tutup Jhony

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved