Breaking News:

Presiden Donald Trump Terancam Kehilangan Akun Twitter, Kicauannya Bikin Rusuh

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terancam kehilangan akun Twitter karena aplikasi microblogging miliknya diblokir selamanya.

Editor: Y Gustaman
AP PHOTO/ SHAFKAT ANOWAR
Pendukung Presiden Donald Trump berkumpul di luar Gedung Kongres AS, Rabu, 6 Januari 2021, di Washington. 

Meski, dia kemudian mengurangi nada dengan tak hanya meminta pendukungnya pulang, namun juga agar mematuhi penegak hukum.

Kali ini Twitter tidak memberi ampun. Selain memberikan tanda ke twit-nya, aplikasi microblogging itu juga meminta tiga kicauan lainnya dihapus.

Tak hanya itu, sebagaimana diberitakan BBC, aplikasi yang bermarkas di San Francisco itu mengumumkan mengunci akun presiden dalam 12 jam ke depan.

"Sebagai hasil dari situasi panas dan kisruh yang terjadi di Washington DC, kami meminta tiga twit @realDonaldTrump dihapus."

Twitter melanjutkan, kicauan itu sudah berulang kali melanggar kebijakan Integritas Publik yang mereka canangkan.

Aplikasi itu juga memberi ancaman keras, jika sang presiden sampai membuat kicauan yang menyulut kekerasan, mereka tak segan memblokirnya selamanya.

Selain Twitter, media sosial lainnya yang menghapus video dukungan Trump terhadap kekerasan adalah YouTube dan Facebook.

Kepada BBC, platform yang didirikan Mark Zuckerberg itu menyatakan kerusuhan di Gedung Capitol itu adalah aib.

"Kami melarang adanya hasutan dan seruan untuk melakukan kekerasan di platform kami. Secara aktif, kami meninjau dan menghapus konten apa pun yang melanggar," terang Facebook.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Twitter Ancam Blokir Trump Selamanya karena Dianggap Terus Menyulut Kerusuhan

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved