Breaking News:

Baru Diresmikan Presiden Jokowi, Masjid Istiqlal Belum Dibuka untuk Umum, Ini Alasannya 

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengatakan Masjid terbesar se-Asia Tenggara ini belum dapat dibuka untuk umum. Begini alasannya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Suasana Masjid Istiqlal pascadiresmikan Presiden Joko Widodo, pada Jumat (8/1/2021). Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengatakan Masjid terbesar se-Asia Tenggara ini belum dapat dibuka untuk umum. Begini alasannya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengatakan Masjid terbesar se-Asia Tenggara ini belum dapat dibuka untuk umum.

Padahal, Presiden Joko Widodo ditemani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan Masjid Istiqlal, pada Kamis (7/1/2021) malam.

"Meskipun Masjid Istiqlal sudah diresmikan renovasinya, tapi tidak otomatis akan membuka total kegiatan-kegiatan seperti yang sebelum-sebelumnya," kata dia, saat konferensi pers, Jumat (8/1/2021).

Alasan lainnya Masjid Istiqlal belum dibuka, karena mematuhi protokol kesehatan perihal Covid-19

"Sampai sekarang ini kami belum buka, pertama karena kami mengikuti protokol kesehatan," ucap Nasaruddin.

"Ini sesuai instruksi Mendagri, memang ada diktum di sana dimungkinkan rumah ibadah itu dibuka, tapi maksimum 50 persen," jelas Nasaruddin.

Meski begitu, 50 persen kapasitas jemaah pun dikhawatirkan menimbulkan kerumunan.

Baca juga: Blusukan Dianggap Settingan, Haji Lulung Ikut Sindir Risma: Nyari Tunawisma, Satpol PP Lebih Jago

"Tangga turunnya (Masjid Istiqlal) itu kan hanya terbatas pada pintu-pintu tertentu. Nah saya bayangkan nanti 50 persen dari total jemaah Masjid Istiqlal turun dari pintu yang bareng, pasti akan terjadi kerumunan," tutur dia. 

50 persen tersebut yakni 100 ribu jemaah dari total 200 ribu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved