Breaking News:

Pengikut Habib Rizieq Tewas

6 Saksi Kasus Penembakan Anggota Laskar FPI Minta Perlindungan LPSK

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah menerima permohonan perlindungan dari saksi terkait kasus penembakan enam anggota Laskar FPI.

Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Foto: Rekontruksi kasus penembakan 6 Laskar FPI, polisi diadang hingga memberikan tembakan peringatan di Karawang Barat, Minggu (13/12/2020). Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah menerima permohonan perlindungan dari saksi terkait kasus penembakan enam anggota Laskar FPI. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah menerima permohonan perlindungan dari saksi terkait kasus penembakan enam anggota Laskar FPI.

Meski merahasiakan identitas pemohon dalam kasus penembakan enam anggota Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada 7 Desember 2020.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi mengatakan hingga kini pihaknya sudah menerima permintaan permohonan perlindungan dari enam saksi.

"Hanya saja dalam permohonan yang diajukan sempat menemui kendala. Di mana terlapor yang tercantum dalam Laporan Polisi adalah enam laskar FPI yang telah meninggal dunia," kata Edwin dalam keterangannya di Jakarta Timur, Sabtu (9/1/2021).

Namun setelah adanya temuan Komnas HAM bahwa terjadi unlawfull killing atau pembunuhan di luar hukum dalam kasus penembakan enam laskar FPI.

Menurutnya temuan jadi dasar agar membawa kasus ke ranah pidana guna penyelesaian dan menemukan tersangka sebagaimana rekomendasi Komnas HAM.

Baca juga: Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Memeluk Fajar, Pegawai AVSEC yang Hilang dan Ditemukan di Bali 

“Agar publik bisa mengetahui siapa yang menjadi pelaku dalam peristiwa yang dinilai Komnas HAM sebagai tindakan unlawfull killing. Untuk permohonan perlindungan dari 6 saksi masih kita kaji," ujarnya.

Edwin menuturkan pihaknya bakal segera berkoordinasi dengan Komnas HAM yang sudah mendapat keterangan dari sejumlah saksi di tiga lokasi berbeda.

Yakni daerah Sentul, Rest Area KM 50 dan Karawang, kepada para saksi tersebut LPSK menawarkan perlindungan guna memastikan keselamatan mereka.

Baca juga: Pegawai AVSEC Bandara Soetta Hilang 2 Pekan, Tertekan Terlilit Hutang, Pilih Naik Motor ke Bali

"LPSK akan menjamin keselamatan mereka, sebagai informasi, untuk enam saksi yang telah mengajukan permohonan ke LPSK, kami tetap monitor situasi keamanan jiwa mereka," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved