Breaking News:

Pengikut Habib Rizieq Tewas

Hasil Investigasi Komnas HAM: Polisi Hapus Rekaman CCTV, Minta Warga Hapus Video Kejadian

Terungkap fakta baru dalam kasus tewasnya enam laskar FPI, Polisi disebut telah menghapus rekaman CCTV rest area KM 50 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Editor: Wahyu Septiana
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Rekontruksi kasus penembakan 6 Laskar FPI, polisi diadang hingga memberikan tembakan peringatan di Karawang Barat, Minggu (13/12/2020). Terungkap fakta baru dalam kasus tewasnya enam laskar FPI, Polisi disebut telah menghapus rekaman CCTV rest area KM 50 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap fakta baru dalam kasus tewasnya enam laskar FPI, Polisi disebut telah menghapus rekaman CCTV rest area KM 50 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Polisi disebut juga telah meminta warga yang merekam di lokasi kejadian untuk menghapusnya.

Temuan tersebut didapat dari hasil investigasi yang dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). 

Hal itu diungkapkan Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam usai penyelidikan yang dilakukan atas tewasnya enam anggota FPI.

Penyelidikan dilakukan sejak 7 Desember 2020 hingga 31 Desember 2020.

Pihak Komnas HAM langsung memeriksa saksi-saksi di lapangan beberapa jam usai peristiwa itu terjadi.

Beberapa saksi merupakan warga yang berada di Rest Area KM 50 Jalan Tol Jakarta - Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Baca juga: Kiano Menjerit saat Rambut Dicukur, Paula Dibantu 2 Orang Pegangi Putranya: Ganteng Kayak Lee Min Ho

Hasilnya ditemukan bahwa sejumlah aparat polisi terlihat mengeluarkan dua anggota FPI yang tewas dari dalam sebuah mobil.

Anggota FPI itu kata Choirul diduga tewas karena baku tembak dengan polisi saat berada di dalam mobil.

"Satu duduk di mobil dengan keadaan sudah tewas dan satu diturunkan ke jalan dengan satu luka tembak. Selain itu terlihat darah di jalan di depan salah satu warung depan rest area KM 50," terang M Choirul Anam dalam rilisnya di Kantor Komnas HAM Jumat (8/1/2021).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved