Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Menhub Budi Karya: Ada 3 Bayi Penumpang Pesawat Sriwijaya Hilang Kontak di Kepulauan Seribu

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, mendapatkan data ihwal dugaan jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, rute Jakarta-Pontianak.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Menteri Perhubungan, Budi Karya, memberikan tanggapan mengenai aksi demo Pilot Garuda Indonesia, saat ditemui di STPI, Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, mendapatkan data ihwal dugaan jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, rute Jakarta-Pontianak yang dilaporkan hilang kontak, Sabtu (9/1/2021) sore.

Budi mengatakan, total jumlah penumpang ada 50 dan tiga diantaranya merupakan bayi.

"Total penumpang 50 orang. Bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa 7 anak-anak dan 3 bayi," kata Budi, saat konferensi pers melalui virtual, Sabtu (9/1/2021) malam.

Dia pun meminta masyarakat agar berdoa untuk keselamatan para penumpang.

"Mohon doa restu dari seluruh lapisan masyarakat agar proses pencarian dan penyelamatan berjalan lancar. Hotline dari Sriwijaya Air untuk informasi penumpang pada 02180637817," jelas Budi.

Sebelumnya, Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) masih mencari tahu penyebab dugaan jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak, Sabtu (9/1/2021).

Kasubbag Humas Basarnas, M Yusuf Latif, menyebut pesawat itu hilang kontak pada pukul 16.00 WIB, Sabtu (9/1/2021).

"Masih kami cari tahu, ya. Ini masih dugaan (jatuh)," kata Yusuf, saat dihubungi TribunJakarta.com, hari ini.

Baca juga: Basarnas Belum Bisa Jelaskan Soal Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Hilang Kontak

"Kalau kehilangan kontaknya pada pukul 16.00 WIB," lanjutnya.

Sebelumnya, kabar hilang kontak Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diinformasikan akun Twitter Flightradar24.

Akun centang biru itu mengabarkan Sriwijaya Air hilang kontak setelah empat menit lepas landas dari Jakarta.

Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi, mendapatkan kabar Pesawat Sriwijaya air ini diduga jatuh di Pulau Laki.

"Di Pulau Laki itu memang masuk Pulau Tidung. Tapi dekat ke Pulang Lancang," kata Junaedi, saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, hari ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved