Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Jelang PPKM Jawa-Bali, Pemprov DKI dan PMI Lakukan Disinfektan Massal

Mulai 11 Januari DKI Jakarta bakal mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Januari 2021.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Petugas Puskesmas Kecamatan Duren Sawit saat melakukan penyemprotan disinfektan di ATM lokasi Syahrir ditemukan tewas, Jakarta Timur, Kamis (21/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci 

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Mulai 11 Januari DKI Jakarta bakal mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 25 Januari 2021.

Menjelang pemberlakuan PPKM di DKI, seluruh wilayah di ibu kota akan disemprotkan cairan disinfektan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penyemprotan cairan disinfektan dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, penyemprotan ini untuk meminimalisir penularan Covid-19 yang belakangan angka kasusnya terus meningkat.

"Hari ini kami apel pasukan PMI yang akan melakukan penyemprotan. Kami berharap PMI melakukan penyemprotan agar bisa menekan kasus persebaran Covid-19," ucap Anies, Minggu (10/1/2021).

Guna mensukseskan memberantas penyebaran Covid-19, Anies meminta seluruh masyarakat turut aktif membantu pemerintah dengan mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Keberhasilan upaya penanganan Covid-19 sangat tergantung peran masyarakat. Dibutuhkan kerjasama dan keterlibatan semua pemangku kepentingan dari perangkat RT, RW, instansi pemerintah, dunia usaha, hingga lembaga sosial kemasyarakatan," ujarnya di Balai Kota.

Sementara itu, Kepala PMI DKI Jakarta Rustam Effendi mengatakan, penyemprotan bakal dilakukan tiga hari sekali di sejumlah lokasi di ibu kota.

"Kami akan semprot di lebih dari 100 titik dan akan dilakukan 3 hari sekali," kata dia.

Guna mendukung kegiatan ini, PMI DKI mengerahkan 12 unit mobil gunner, 25 ubit maxspraying, 10 unit bentor, mobil tangki 10 unit, personal 50 unit, dan 150 spray portabel.

"Penyemprotan ini bersifat masif dan melibatkan masyarakat mulai dari bawah, dari tingkat RT dan RW," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved