Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Diresmikan Jadi Rujukan Covid-19, RS Ukrida Siap Tampung 240 Pasien

RS Ukrida yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat telah resmi menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta.

ISTIMEWA/Dokumentasi Humas RS Ukrida
RS UKRIDA Kebon Jeruk yang diresmikan pada Sabtu (12/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - RS Ukrida yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat telah resmi menjadi rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta.

Rumah sakit ini memiliki kapasitas 240 tempat tidur dengan rincian 37 bed di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan 203 lainnya di kamar isolasi yang dilengkapi dengan ventilator, high flow nasal cannula, dan ruangan bertekanan negatif.

Selain itu, rumah sakit ini juga dilengkapi dengan beragam alat kedokteran canggih, seperti mesin HD, Cath Lab, Radiologi Konvensional, dan CT-Scan.

Baca juga: Gubernur Anies Puji Menteri Kesehatan Budi Gunadi: Baru 3 Minggu Menjabat Kerjanya Langsung Terasa

Adapun acara peresmian RS Ukrida sebagai rujukan Covid-19 ini digelar secara virtual pada Senin (11/1/2021) kemarin.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi kepada pihak RS Ukrida.

"Kami sampaikan apresiasi kepada RS Ukrida yang sudah 'step up to the challenge'. RS Ukrida sudah memasuki usia 53 tahun dan pada momen ini berkesempatan untuk mengabdi dalam penanganan Covid-19," ucapnya.

Dengan penambahan kapasitas rumah sakit ini, Anies berharap, pelayanan kesehatan bagi warga Jakarta yang terpapar Covid-19 bisa ditingkatkan.

Terlebih, kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 terus menipis imbas dari lonjakan kasus dalam beberapa minggu terakhir.

"Kepada jajaran RS Ukrida selamat bertugas dan semoga dimudahkan. Lalu, kepada jajaran Pemprov DKI, mari kita dukung, semoga segala ikhtiar kita berhasil dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ratusan tenaga medis telah disiapkan di RS Ukrida untuk melayani para pasien Covid-19.

"Tenaga medis telah disiapkan melalui dua tahap, pertama sudah terpenuhi 274 orang yang terdiri dari internal RS Ukrida maupun penugasan dari Pertamedika IHC," kata dia.

Kemudian, ada lagi tambahan 168 tenaga kerja rekrutan baru hasil kerja sama dengan PPSDM.

"Untuk proses pemenuhan tenaga tahap dua sedang dipersiapkan sebanyak total 459 orang yang sedang berjalan dengan Dinas Kesehatan melalui PPSDM," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved