Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Besok, Belasan Ribu Tenaga Medis di Jakarta Utara Divaksin Covid-19

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan, ada sekitar 13 ribu tenaga medis Jakarta Utara yang bakal disuntik vaksin

ISTIMEWA/Tangkap layar akun Youtube BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo menjalani suntik vaksin anti-Covid-19, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama dimulai pada Kamis (14/1/2021) besok.

Pada tahap pertama, ribuan tenaga medis yang bertugas di wilayah Jakarta Utara akan menjalani vaksinasi tersebut.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati mengatakan, ada sekitar 13 ribu tenaga medis Jakarta Utara yang bakal disuntik vaksin jenis Sinovac mulai besok.

"Jumlah ini merujuk pada 80 persen tenaga medis yang ada di Jakarta Utara yang sudah melewati proses skrining sebagai calon penerima vaksin," kata Yudi saat dikonfirmasi, Rabu (13/1/2021).

Belasan ribu tenaga media yang akan menerima vaksin terdiri dari dokter, bidan, perawat, hingga tenaga terampil di fasilitas kesehatan seperti tenaga administrasi hingga sekuriti. 

Mereka akan menerima vaksin pada 82 fasilitas kesehatan yang tersebar di enam kecamatan di Jakarta Utara.

"82 lokasi terdiri dari enam Puskesmas Kecamatan, 42 Puskesmas Kelurahan, lima Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), 31 Rumah Sakit (RS) swasta, hingga sejumlah klinik TNI-Polri, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Yudi.

Baca juga: Bupati dan Wali Kota Tangerang Besok Disuntikan Vaksin Covid-19

Baca juga: Pengamat Sosial UI Soroti Raffi Ahmad Divaksin Covid-19 Bareng Presiden Jokowi

Baca juga: Pelaku Penjual Surat Keterangan Rapid Test Covid-19 Palsu Mengaku Bersalah dan Malu

Yudi menambahkan, saat ini calon penerima vaksinasi tengah menginput nomor atau kode registrasi yang didapatkan melalui SMS dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke dalam aplikasi PeduliLindungi.

Dalam aplikasi ini, calon penerima vaksinasi ini dibebaskan untuk memilih jadwal dan lokasi faskes yang diinginkan. 

"Setiap faskes memiliki 60 kuota vaksinasi setiap harinya. Untuk tahap pertama ini ditarketkan rampung sampai akhir Februari 2021 nanti," tutup dia.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved