Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Kesehatan Penyelam Pencari Puing-puing Sriwijaya Air di Tanjung Kait Diperiksa

Penyelam dalam operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 di posko Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dok PMI Kota Tangerang
PMI Kota Tangerang memeriksa kesehatan terhadap penyelam pencari puing-puing Sriwijaya Air SJ-182 di posko Pantai Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Penyelam dalam operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 di posko Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, menjalani pemeriksaan kesehatan.

"Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik para penyelam dan para potensi SAR yang ada di posko Tanjung Kait," kata kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan, Rabu (12/1/2021).

Menurut dia, pemeriksaan kali ini untuk mengantisipasi para penyelam maupun potensi SAR yang kondisi kesehatannya buruk dan membutuhkan rujukan ke rumah sakit.

Jumlah personel yang menjalani pemeriksaan ada 40 orang. Mereka berasal dari berbagai instansi.

Seperti PMI Kota Tangerang, Basarnas Banten, TNI dan instansi terkait lainnya.

Baca juga: 2 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Baru Teridentifikasi Bawa Keluarga, Ada yang Baru Pulang Melayat

"Dari hasil pemeriksaan, mayoritas para potensi SAR yang terjun ke lapangan dengan kondisi baik," kata Ade.

Selain pemeriksaan kesehatan, PMI Kota Tangerang dan PMI Kabupaten Tangerang juga akan menyemprotkan disinfektan ke setiap tenda-tenda posko yang dihuni para potensi SAR dan para penyelam.

"Penyemprotan disinfektan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya virus-virus atau bakteri yang menempel di tenda posko. Kita tetap lakukan protokol kesehatan meski dalam proses evakuasi saat ini," ujarnya.

Sementara itu proses pemantauan di sekitar pantai Tanjung Kait juga dilakukan oleh tim gabungan menggunakan perahu SAR MTA dan SAR Unpad serta dua perahu Mopel Basarnas.

"Penyisiran di wilayah perairan Tanjung kait sudah kita lakukan pascaadanya informasi pesawat jatuh hingga kini. Kita juga libatkan nelayan dan warga setempat jika menemukan puing untuk dilaporkan pihak terkait," tandas Ade.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved