Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Tahan Tangis Paman Kenang Masa Kecil Staf Gunung Palung yang Jadi Korban Sriwijaya: Kini Dia Sukses

Rizki Wahyudi diketahui merupakan staf Taman Nasional Gunung Palung di Ketapang, Kalimantan Barat.

KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNG
Rizki Wahyudi Staf Gunung Palung jadi Korban Sriwijaya Air bersama istri, anak dan ibunya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Paman Rizki Wahyudi, Rafin Akbar masih berharap adanya keajiban agar keponakannya selamat dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air 182 pada Sabtu (9/1/2021).

Rizki Wahyudi diketahui merupakan staf Taman Nasional Gunung Palung di Ketapang, Kalimantan Barat.

Selain Rizki, anggota keluarganya juga turut menjadi korban yakni Indah Halima Putri istri Rizki, Rossi Wahyuni ibunda Rizki, Nabila Anjani, keponakan Rizki, dan terakhir Arkana Nadhif Wahyudi, anak Rizki yang masih bayi.

TONTON JUGA:

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 sedianya berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 13.30 WIB.

Tetapi, terjadi delay selama sejam sehingga pesawat rute Jakarta-Pontianak itu baru berangkat pada 14.36 WIB.

Baca juga: Kemuliaan Hati Ajie 12 Tahun Jadi Penyelam, Rela Keluarkan Uang Sendiri & Berserah Diri pada Tuhan

Rafin Akbar selaku Paman Rizki Wahyudi mengaku tak percaya dengan kecelakaan pesawat tersebut.

Meski demikian, ia berusaha mencari tahu kebenaran kabar pesawat dan sang keponakan yang menjadi penumpang. 

FOLLOW JUGA:

"Saya langsung buka televisi, ternyata benar itu saudara saya. Istri saya bahkan sampai gak percaya karena Kiki bilang naiknya NAM Air, terus dia bilang ke saya pesawat ganti jadi Sriwijaya," ucap Rafin Akbar.

Dengan menahan tangis, Rafin Akbar menuturkan keyakinannya jika Rizki Wahyudi bertahan hidup meski pesawat jatuh.

"Saya yakin dia bertahan hidup. Saya gak percaya dan syok," aku Rafin Akbar.

Baca juga: Sikap Betrand Peto Berubah Terciduk Disuapin Sarwendah di Lokasi Syuting, Istri Ruben Onsu Tertawa

Lebih lanjut Rafin Akbar mengenang sosok Rizki yang sedari kecil ditinggal ayahnya.

"Kiki dari usia 1 bulan sudah ditinggal bapaknya. Dia susah orangnya, saya bantu dia sampe tamat SMA. Sekarang dia sudah sukses punya segala-galanya namun usianya pendek," papar Rafin Akbar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved