Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Dimulai Besok, Wali Kota dan Wakilnya Jadi yang Pertama Disuntik

Kegiatan vaksinasi perdana ini nantinya juga akan diikutin unsur forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) seperti Kapolres dan Dandim

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Posko Satgas Covid-19 Stadion Patriot, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Rabu (13/1/2021).  

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyiapkan sebanyak 120 titik layanan untuk kegiatan vaksinasi Covid-19, titik layanan tersebar di rumah sakit dan puskesmas di wilayah setempat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Rohilawati saat menerima kedatangan distribusi vaksin di UPTD Instalasi Farmasi, Perumahan Bumyagara, Jalan Bayan, Mustikajaya, Selasa (12/1/2021).

"Jadi mencangkup keseluruhan ada 120 tempat layanan vaksinasi yang ada di Kota Bekasi," kata Tanti.

Sebagai rincian, titik vaksinasi dilakukan di 46 rumah sakit dan 42 puskesmas serta, 32 klinik yang tersebar di Kota Bekasi.

Adapun untuk distribusi vaksin lanjut dia, Kota Bekasi sudah kedatangan sebanyak 14.060 vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Vaksin tersebut saat ini disimpan di gudang obat milik Kota Bekasi di UPTD Instalasi Farmasi Mustikajaya.

Tanti memastikan, lokasi penyimpanan vaksin di UPTD Instalasi Farmasi sudah sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Untuk tempat vaksin ini kan memang harus memiliki suhu tertentu, sehingga tidak mungkin menyimpan vaksin ini di tempat sembarangan," ucapnya.

Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Terus Melonjak, Kapasitas Tempat Tidur Ditambah Lagi

Baca juga: Jambu Biji Bisa Tingkatkan Sistem Imun, Simak 4 Manfaat Lainnya

Baca juga: Wagub Riza Patria Beberkan Mekanisme Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Di lokasi penyimpanan vaksin milik Kota Bekasi, tersedia fasilitas freezer berwarna biru yang biasa digunakan untuk menyimpan stok vaksin lain kebutuhan layanan puskesmas.

"Standarnya menggunakan cold chain (rantai dingin) itu untuk menyimpan vaksin tersebut, karna harus dengan suhu tertentu, termasuk pada saat dibawa ke titik vaksinasi harus tetap menjaga suhunya," tegas dia.
 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved