Breaking News:

Wanita Tewas di Kamar Hotel, Sosok Pria Gemuk Terekam CCTV dan Peran 2 Rekan Pria

Perkembangan kasus Yuliana tewas di kamar hotel, Palembang, Selasa (5/1/2021). Ada sosok pria gemuk serta peran dua rekan pria.

Net
Ilustrasi Jenazah. Polisi mengungkap perkembangan kasus tewasnya Yuliana di kamar hotel Jalan Lingkaran, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang pada Selasa (5/1/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Polisi mengungkap perkembangan kasus Yuliana tewas di kamar hotel Jalan Lingkaran, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang Selasa (5/1/2021).

Diduga, pelaku tersinggung ucapan Yuliana sehingga tega menghabisi nyawa korban.

Peran dua rekan pria yang menemani Yuliana pun terungkap.

Sementara, keluarga menceritakan adanya sosok pria gemuk keluar dari kamar berdasarkan rekaman CCTV.

Rekaman CCTV tersebut telah diselidiki penyidik Polrestabes Palembang, termasuk keterangan saksi dan bukti.

Polrestabes Palembang sejauh ini sudah memeriksa sebanyak enam orang saksi hingga Senin (11/1/2021).

"Empat saksi kita kenakan wajib lapor, kemudian dua saksi lagi bakal terkena pasal pidana 221 karena mencoba menghilangkan barat bukti yaitu chat terakhir kedua orang saksi tersebut bersama pelaku di aplikasi michat miliknya."

Yuliana MS foto bersama dua anaknya Vino dan Ulfa. Yuliana (25), ibu tunggal dua anak ini tewas diduga korban pembunuhan di Hotel Rio, Jalan Lingkaran Palembang, Selasa (5/1/2021) malam.  Hamidah, ibunda Yuliana merasakan duka yang sangat mendalam setelah mengetahui anaknya tewas di kamar hotel di Jalan Lingkaran, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang pada Selasa (5/1/2021).
Yuliana MS foto bersama dua anaknya Vino dan Ulfa. Yuliana (25), ibu tunggal dua anak ini tewas diduga korban pembunuhan di Hotel Rio, Jalan Lingkaran Palembang, Selasa (5/1/2021) malam. Hamidah, ibunda Yuliana merasakan duka yang sangat mendalam setelah mengetahui anaknya tewas di kamar hotel di Jalan Lingkaran, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang pada Selasa (5/1/2021). (TRIBUN SUMSEL/MELISA WULANDARI/FACEBOOK YULIANA)

"Lantaran kedua saksi pada saat kejadian juga ada di TKP bersama korban," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana dikutip dari Tribun Sumsel.

Hal tersebut dilakukan untuk membuat efek jera kepada saksi karena mencoba menghilangkan barang bukti yaitu chat.

"Dua saksi yang dikenakan pidana tidak ditahan, namun tetap dikenakan wajib lapor," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved