Breaking News:

Pusing Gaji Dipotong, AA Jual Surat Keterangan Rapid Test Covid-19 Palsu, Berani Catut Nama Klinik

Sebanyak 15 orang telah membeli surat keterangan rapid test Covid-19 palsu dari AA (31), pelaku yang kini yang telah mendekam di Polres Metro Jakarta

TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
AA (kiri), pelaku yang menjual surat keterangan hasil rapid test Covid-19 palsu diamankan polisi, Rabu (13/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Pusing gaji dipotong, AA (31) nekat jadi penjual surat keterangan rapid test Covid-19 palsu.

Sebanyak 15 orang telah menjadi korban dari AA yang kini yang telah mendekam di Polres Metro Jakarta Pusat.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Burhanudin, menduga 15 pembeli surat keterangan palsu ini untuk kepentingan bepergian ke luar kota.

"Kemungkinan seperti itu, ya. Karena yang kita tahu surat keterangan rapid test diperlukan untuk pergi ke luar kota," kata Burhanudin, saat dikonfirmasi, Kamis (14/1/2021).

"Tapi masih kami selidiki lagi mereka membeli ini (surat keterangan rapid palsu) untuk apa," lanjutnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut.

Para pembeli surat keterangan rapid palsu ini, lanjutnya, beberapa diantaranya berada di Jakarta.

"Beberapa ada di Jakarta dan Tangerang. Tapi masih kami pastikan lagi nanti dari kota mana saja," ujar Burhanudin. 

Mencatutkan Halomedika

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved