Breaking News:

Tiga Serangkai Pemalak Sopir Truk di Kabupaten Tangerang Bakal Dibebaskan Kalau Tidak Ada Aduan

Sopir truk dan angkutan umum lainnya di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang sempat resah saat melintas.

ISTIMEWA
Polresta Tangerang berhasil membekuk tiga serangkai tukang palak sopir truk di Kabupaten Tangerang, Jumat (15/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, BALARAJA - Sopir truk dan angkutan umum lainnya di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang sempat resah saat melintas.

Bukan tanpa alasan, para sopir truk yang melintas di dekat pintu Tol Balaraja arah Serang kerap kali mengalami tindakan pemalakan.

Pemalakan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab tersebut sudah menghantui sopir truk dalam waktu yang cukup lama.

Foto dan kabar yang meresahkan tersebut pun sudah menyebar luas di jagad sosial media, terutama Facebook.

"Mohon ijin @admin orang ini selalu mintain ke para supir mobil truk besar yg lewat jalan Raya Serang yaitu tempat di jembatan tol Balaraja yg arah ke pintu tol Balaraja barat mohon aparat agar ada penertiban," tulis sebuah akun di grup POS BERSAMA.

Menanggapi aksi yang meresahkan warga tersebut, Polresta Tangerang pun langsung melakukan pengejaran dan pengecekan lokasi yang dimaksud.

"Setelah mendapat informasi mengenai viralnya video berisi seorang pria yang diduga meminta uang kepada sopir, maka Polsek Balaraja Polresta Tangerang langsung melakukan tindak lanjut," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, Junat (15/1/2021).

Ternyata benar, saat dicek ada tiga orang yang sedang mengumpulkan pundi-pundi rupiah secara paksa dari para sopir truk yang melintas.

Bahkan, tak jarang disertai paksaan bila tidak mengeluarkan uang dari koceknya.

"Hari ini, kami mengamankan tiga orang pria yang diduga merupakan sosok pria yang ada di video tersebut," sambung Wahyu.

Ketiganya diamankan ditempat yang sama saat tengah melancarkan aksinya yakni di SPBU Pasir Jaha, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Wahyu pun mengimbau kepada siapa saja yang merasa pernah dirugikan oknum ini untuk segera melaporkan ke Polsek Balaraja untuk ditindaklanjuti.

"Perlu diketahui, kami hanya memiliki waktu 24 jam untuk menentukan status ketiga pria itu. Bila dalam jangka waktu 24 jam, tidak ada masyarakat yang melapor, maka demi alasan hukum, ketiga pria itu akan kami pulangkan," kata Wahyu.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved