Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Evakuasi SAR Pesawat dan Korban Sriwijaya Air SJ 182 Diperpanjang Hingga 18 Januari 2021

Basarnas secara resmi mengumumkan perpanjangan proses pencarian dan pertolongan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Dokumentasi Dinas Penerangan TNI AL
Penampakan Pesawat CN-235 MPA milik TNI AL yang digunakan untuk mendeteksi lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dari udara. Di dekatnya terlihat KRI Semarang 594 di laut Kepulauan Seribu pada Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil mengunduh data dari kotak hitam atau Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

FDR tersebut sebelumnya diserahkan oleh tim gabungan pada 13 Januari lalu kepada KNKT.

Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono mengatakan semua data berhasil diunduh dengan maksimal. Menurut dia data dari FDR itu memiliki kualitas yang baik.

"Ada 330 parameter dan semua dalam kondisi baik, saat ini sedang kita pelajari," kata Soerjanto, Jumat (15/1/2021).

Selain itu KNKT juga telah menerima Crash Survivable Memory Unit (CSMU). CSMU ini merupakan bagian dari black box yang paling tahan benturan.

"CSMU merupakan bagian dari kotak hitam yang paling tahan benturan, dan tahan panas hingga suhu 1000 derajat celsius selama 1 jam," kata Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo.

Nurcahyo mengatakan proses pengunduhan FDR ini memerlukan treatment khusus.

Pembersihan unit memori dan sisa-sisa garam yang menempel karena terendam air laut harus dibersihkan terlebih dulu.

"Kami membersihkan unit memori, dan kotoran sisa-sisa garam yang menempel karena terendam air laut," jelas Nurcahyo.

Sebelumnya, KNKT juga sempat memberikan informasi bahwa berdasar data dari ADS-B dan wreckage engine, mesin pesawat masih beroperasi saat pesawat membentur air.

Baca juga: Seminggu Operasi SAR Sriwijaya Air, Tim Gabungan Kumpulkan 272 Kantong Body Part & 46 Kantong Puing

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved