Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Operasi SAR SJ-182 Hari Ke-8, Tim SAR Masih Fokus Pencarian Terhadap Tiga Objek

Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 memasuki hari ke-8, Sabtu (16/1/2021).

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muji Lestari
TRIBUNJAKARTA/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Suasana Posko Basarnas di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (16/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 memasuki hari ke-8, Sabtu (16/1/2021).

Hari ini, fokus tim SAR masih terhadap tiga objek pencarian di sekitaran perairan Kepulauan Seribu.

Direktur Operasional Basarnas Brigjen TNI (Mar.) Rasman mengatakan, ketiga objek yang dicari yakni bagian tubuh korban, material pesawat, serta black box cockpit voice recorder (CVR).

"Untuk hari ini tetap fokus pada tiga objek yang akan kita lakukan pencarian. Body part tetap diutamakan, karena ini menjadi harapan bagi keluarga korban," kata Rasman di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Yang kedua adalah serpihan juga tetap diprioritaskan, dan yang berikutnya ada CVR banyak menjadi pertanyaan," sambungnya.

Dalam prosesnya pencarian dilakukan dengan mengerahkan 62 kapal yang termasuk search and rescue unit (SRU) laut.

Baca juga: Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Keluarga Kibarkan Bendera Kuning

Termasuk di antaranya tiga kapal yang difokuskan untuk pencarian bawah air, yakni KRI Rigel-933, KR Baruna Jaya, serta KS ARA.

"Tim SAR gabungan juga mengerahkan 360 penyelam untuk mencari tiga objek tersebut," kata Rasman.

Tim SAR dari Polairud menyerahkan temuan dari lokasi kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu ke posko utama Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1/2021).
Tim SAR dari Polairud menyerahkan temuan dari lokasi kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu ke posko utama Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/1/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO)

Adapun hingga hari ke-8 ini, hasil temuan tim SAR gabungan meliputi 272 kantong berisi bagian tubuh korban, 46 kantong berisi serpihan pesawat, dan juga 50 bagian potongan besar pesawat.

Adapun untuk black box perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) Sriwijaya Air SJ-182 sudah ditemukan pada Selasa (12/1/2021) kemarin oleh para penyelam TNI AL dan sudah diserahterimakan ke KNKT.

Baca juga: Kata Sherina Usai Tegur Raffi: Tersinggungnya Saya Tak Ada Apa-apanya Dibandingkan Perjuangan Nakes

Baca juga: Melihat Langsung Jenazah Syekh Ali Jaber Tersenyum, Irfan Hakim Berkaca-kaca: Ya Allah

Baca juga: Gubernur Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain, Bila Tak Sesuai Bisa Kena Denda, Ini Ketentuannya

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore.

Pesawat tersebut hilang kontak dengan menara pengawas terjadi pada Sabtu sore, pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan sekitar Pulau Laki, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Pesawat tersebut diawaki 6 awak aktif. Adapun rincian penumpang dalam penerbangan SJ-182 adalah 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak sebagai penumpang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved