Antisipasi Virus Corona di DKI
Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Diprediksi Penuh Februari 2021, Ini Kata Dinkes DKI
Seiring meningkatnya kasus Covid-19 di DKI Jakarta, kapasitas rumah sakit rujukan terus menipis.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Seiring meningkatnya kasus Covid-19 di DKI Jakarta, kapasitas rumah sakit rujukan terus menipis.
Bahkan, rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta sempat diprediksi bakal penuh pada Februari 2021 mendatang.
Pasalnya, lonjakan kasus diperkirakan terus terjadi hingga akhir Januari imbas dari libur panjang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Guna mengantisipasi hal ini, Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan terus berupaya menambah kapasitas tempat tidur, baik itu di ruang isolasi maupun Intensive Care Unit (ICU) RS rujukan Covid-19 di Jakarta.
"Jadi sekarang RS sedang mengatur lagi, berbenah lagi untuk menambah kapasitas," ucap Kabid Pelayanan Kesehatan, Dinkes DKI Weningtyas Purnomorini, Sabtu (16/1/2021).
Ia menjelaskan, saat ini Pemprov DKI telah menyediakan 7.727 tempat tidur ruang isolasi dan 1.011 bed ruang ICU di RS rujukan Covid-19.
Dari jumlah tersebut, tingkat keterisian ruang isolasi mencapai 88 persen dan ICU 83 persen.
"Agak menurun itu (ICU) karena kita menambah kapasitas bed ICU. ICU nambah, itu (isolasi) juga nambah," kata dia.
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini memastikan, pihaknya bakal terus mengupayakan menambah kapasitas tempat di RS rujukan.
"Kalau melihat kasus aktif kemungkinan seperti itu (ada penambahan tempat tidur), kan setiap hari ada saja RS yang menambah tempat tidur," kata dia.
Selain memaksimalkan kapasitas 101 RS rujukan, Wening menyebut, pihaknya kini juga tengah berupaya menambah rumah sakit di ibu kota.
"Mudah-mudahan kita nambah terus (kapasitas tempat tidur). Karena ada beberapa calon RS rujukan, ada RA baru yang mau jadi RS rujukan," tuturnya.
Wening pun optimis, seluruh pasien Covid-19 dapat tertampung dan mendapat pelayanan kesehatan dengan baik.
"Saya belum bisa prediksi, tapi mudah-mudahan enggak (penuh di bulan Februari). Karena kami melihat ada pertambahan (kapasitas tempat tidur)," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona.jpg)