Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Faktor Cuaca Pengaruhi Pencarian CVR Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu

Mayjen TNI Bambang Suryo Aji mengatakan kendala yang dihadapi tim SAR dalam pencarian di bawah perairan Kepulauan Seribu aalah faktor cuaca.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Penampakan temuan puing maupun serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (17/1/2021). 

"Mudah-mudahan bisa banyak terkumpul body part sehingga kita bisa memberikan informasi kepada tim DVI untuk dilaksanakan identifikasi," pungkasnya.

Baca juga: Firasat Keluarga Sebelum Dapat Kabar Janda Muda Tewas di Homestay Denpasar, Pak RT Ngaku Merinding

Sebelumnya, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn.) Bagus Puruhito mengatakan, telah memperpanjang waktu pencarian selama tiga hari terhitung dari Sabtu (16/1/2021) hingga Senin (18/1/2021) besok. 

"Diputuskan operasi SAR gabungan pencarian korban Sriwijaya Air saya perpanjang tiga hari," kata Bagus dalam konferensi pers di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/1/2021).

Keputusan perpanjangan operasi SAR diambil setelah Basarnas menggelar rapat dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beserta jajaran terkait.

Dengan melihat situasi yang ada, akhirnya diputuskan pencarian berlanjut selama tiga hari ke depan.

Baca juga: UPDATE Hari Ke-9 Pencarian Pesawat Sriwijaya Air: Tim SAR Masih Fokus Evakuasi Body Part Korban

Nantinya, pada hari Senin atau tepat 10 hari berjalannya operasi SAR, Basarnas akan kembali menyampaikan apakah ada perpanjangan kedua.

"Sampai dengan Senin. Artinya usai itu kita evaluasi lagi dan kita putuskan selanjutnya," kata Bagus.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved