Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Cuaca Kurang Bersahabat, Operasi SAR SJ-182 Hari ke-10 Tetap Berlanjut

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar.) Rasman menuturkan, berdasarkan pantauan tim SAR di lapangan, cuaca hari ini kurang bersahabat.

Tayang:
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penampakan hasil temuan tim SAR gabungan hingga hari ke-10 operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182, Senin (18/1/2021), di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 memasuki hari ke-10, Senin (18/1/2021).

Tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi SAR untuk mendapatkan objek pencarian meski cuaca kurang bersahabat di hari ini.

Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar.) Rasman menuturkan, berdasarkan pantauan tim SAR di lapangan, cuaca hari ini kurang bersahabat.

Hujan sempat mengguyur wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya pada malam tadi dan pagi ini.

Sementara itu, kondisi cuaca menjelang siang terpantau cenderung mendung.

"Cuaca hari ini kelihatannya kurang begitu bersahabat, ya mudah-mudahan cepat berlalu. Hujan tadi malam, kemudian sekarang ini agak mendung gelap," kata Rasman di Dermaga JICT II, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca juga: Promo The Body Shop Periode Januari, Ada Diskon Sampai 50% di Seluruh Indonesia

Baca juga: Sepekan PPKM di Jakarta: Volume Lalu Lintas Turun 4,3 Persen dan Penumpang Angkutan Umum Anjlok

Baca juga: Rumah Sakit Tarakan Mendapat Jatah Vaksin Covid-19

Pencarian juga dilanjutkan dengan berpegangan pada prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut cuaca bakal berangsur-angsur menjadi cerah berawan.

Rasman mengharapkan cuaca terus membaik seiring berjalannya hari supaya operasi SAR tidak terhambat.

"Mudah-mudahan tidak mengganggu rekan-rekan kita yang akan melaksanakan penyelaman hari ini," kata Rasman.

Adapun hingga hari ke-10 operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182, tim SAR gabungan telah mengumpulkan sebanyak 308 kantong berisi bagian tubuh korban.

Seiring dengan hal itu, tim juga telah mengumpulkan 58 kantong berisi serpihan kecil pesawat serta 54 potongan besar pesawat.

Temuan penting lainnya ialah black box perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) yang sudah didapatkan penyelam pada Selasa (12/1/2021) lalu.

Sementara itu, hingga kini tim SAR juga masih mencari black box perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) dari lokasi jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved