Breaking News:

Gadis 20 Tahun Nyaris Dijual ke Timur Tengah, Korban Diimingi Sebagai Pekerja Migran

kasus perdagangan orang atau human trafficking dengan modus PMI ilegal tersebut terungkap berkat laporan dari keluarga korban ke Polres Majalengka

Tangerang Ekspres
Ilustrasi Perdagangan Orang. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Seorang gadis berusia 20 tahun nyaris dijual ke Timur Tengah.

Awalnya korban dipaksa untuk berangkat ke Jakarta.

Di sana korban disuruh masak untuk jualan di warung nasi.

Kejadian ini dialami IN (20) asal Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang awalnya hendak bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Namun, karena kesigapan petugas dari Polres Majalengka yang menerima laporan bahwa adanya dugaan perdagangan orang ke luar negeri, tiga warga Kabupaten Indramayu berinisial AM, AS dan S berhasil ditangkap.

"Polisi sudah menahan tiga orang tersangka, termasuk seorang perempuan," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Syamsul Huda melalui Kasat Reskrim, AKP Siswo DC Tarigan, dalam keterangan resminya di Mapolres setempat, Senin (18/1/2021).

Menurut Siswo, kasus perdagangan orang atau human trafficking dengan modus PMI ilegal tersebut terungkap berkat laporan dari keluarga korban ke Polres Majalengka.

Bahwa korban berinisial IN mulanya ditawari kerja di luar negeri Malaysia.

Kemudian, ia daftar dan melengkapi syarat-syarat dan ia dimasukan ke BLK di Indramayu.

Setelah 2,5 bulan korban dipulangkan ke rumah karena situasi pandemi.

Halaman
123
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved