Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Wali Kota Bekasi Ingatkan Warga saat Gelar Hajatan Harus Taati Prokes

Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan, Wali Kota Rahmat Effendi mengingatkan warga gelar hajatan atau pesta pernikahan taati prokes.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Posko Gugus Tugas Covid-19 Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (19/10/2020). Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan, Wali Kota Rahmat Effendi mengingatkan warga gelar hajatan atau pesta pernikahan taati prokes. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kasus sebaran Covid-19 di Kota Bekasi terus mengalami peningkatan, Wali Kota Rahmat Effendi mengingatkan warga gelar hajatan atau pesta pernikahan taati protokol kesehatan (prokes).

Dia menjelaskan, faktor peningkatan kasus sejauh ini disebabkan beberapa alasan termasuk ketaatan masyarakat dalam menerapkan prokes.

"Saya ingatkan pertama harus memakai masker harus, mencuci tangan harus, terus menjaga jarak dan dilarang melakukan kegiatan yang bergerombol termasuk di tempat hiburan," kata Rahmat, Senin (18/1/2021).

Pihaknya tidak melarang warga yang hendak menggelar hajatan, tetapi dalam pelaksaannya diwajibkan mentaati prokes.

Salah satunya lanjut dia, membatasi jumlah tamu undangan dengan disesuaikan kapasitas ruangan atau area pesta pernikahan.

"Orang hajatan juga mesti dibatasi, bukan tidak boleh hajatannya tapi prokesnya harus betul-betul dilalui, ini kan fungsinya adalah fungsi preventif untuk memutus mata rantai," tegas dia.

Sebelumnya diberitkan, sebaran Covid-19 di Kota Bekasi tembus diangka 19.005 kasus kumulatif hingga Senin (18/1/2021).

Baca juga: APD Bekas Pakai Berserakan di TPU Jombang Tangerang Selatan, Tak Ada Pengelolaan Khusus

Baca juga: Viral Foto Relief di Gedung Sarinah, Tim Ahli Cagar Budaya Menduga Edhi Sunarso Sang Maestronya

Berdasarkan data di situs corona.bekasikota.go.id, dari total kasus kumulatif tersebut, sebanyak 17318 telah dinyatakan sembuh.

Sebanyak 1360 kasus aktif atau masih dalam masa isolasi mandiri maupun di fasilitas kesehatan, serta 327 kasus terkonfirmasi meninggal dunia.

Rahmat mengatakan, sebaran kasus Covid-19 di wilayahnya hampir sama dengan yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah penyangga lainnya.

Kemampuan melacak melalui tes masif terus dilakukan, sehingga pergerakan angka kasus Covid-19 terus bertambah hari demi hari.

Baca juga: Tersandung Kasus Video Syur Bareng MYD, Apa Gempi Tahu? Gisel: Dia Nontonnya Itu-itu Aja

Baca juga: Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Hampir Penuh, Kota Bekasi Tambah Kapasitas RSD Stadion Patriot

"Kalau sekarang kita dapat 300-400 sampel dalam pemeriksaan satu hari karena kemampuan alat tes kita cepet, sehingga terdata betul untuk penyebaaran Kasus Covid-19," kata Rahmat.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved