Kabar Artis
Pelapor Ingin Raffi Ahmad Diperiksa Meski Suami Nagita Minta Maaf: Proses Hukum Tetap Berjalan
Lisman Hasibuan ingin Raffi Ahmad dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera diperiksa polisi terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.
Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM - Pelapor Raffi Ahmad sekaligus Ketua Pekat IB, Lisman Hasibuan ingin Raffi Ahmad dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera diperiksa polisi terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.
Lisman Hasibuan menuntut hal tersebut karena laporannya terhadap Raffi Ahmad ditolak Polda Metro Jaya.
Alasannya, polisi telah melakukan penyelidikan kasus tersebut.
TONTON JUGA:
"Sekarang kami menantang Polres Jakarta Selatan berani nggak manggil Raffi dan Ahok? Tunjukkan sama publik seadil-adilnya," ucap Lisman Hasibuan dilansir dari kanal YouTube SCTV pada Senin (18/1).
Baca juga: Arya Saloka Mundur Andai Sinetron Ikatan Cinta Sampai 1000 Episode, Alasannya Tuai Pujian
Lisman menjelaskan, ia akan kembali menyambangi Polres Jakarta Selatan pada Senin (18/1) untuk bertemu dengan kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Mochammad Irwan Susanto.
FOLLOW JUGA:
Dalam pertemuan tersebut, Lisman meminta polisi memanggil segera Raffi Ahmad.
"Saya diarahkan datang hari Senin untuk ketemu kasat reskrim. Nanti saya akan minta agar Raffi Ahmad segera dipanggil," jelas Lisman Hasibuan.
Baca juga: Curiganya Nikita Mirzani Ketika Hana Hanifah Beli Mobil Mewah Rp2 M: Dapat Duit Dari Mana?
Kendati Raffi Ahmad telah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf di media sosial, Lisman Hasibuan menyatakan terus mengawal proses hukum yang berjalan.
"Ya kalau itu kami maafkan. Tapi proses hukum harus tetap bejalan. Saya akan kawal kasus ini sampai tuntas," aku Lisman Hasibuan.
Penjelasan Polisi
Raffi Ahmad beserta sejumlah artis diketahui menghadiri acara di rumah milik pembalap Sean Ricardo Gelael di bilangan Prapanca, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Rabu (13/1/2021) malam.
Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Sujarwo mengatakan, acara tersebut adalah pesta ulang tahun ayah Sean, Ricardo Gelael.
Sujarwo berujar, pesta ulang tahun itu adalah acara keluarga yang bersifat privat.
Namun, Raffi menghadiri acara tersebut sebagai teman Sean.
“Kenapa kok si Raffi Ahmad datang, itu teman, teman sekolah anaknya (Ricardo, yakni Sean) lah gitu, makanya dia datang, itu aja intinya,” kata Sujarwo saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).
Sujarwo menuturkan, jumlah orang yang hadir di acara ulang tahun tersebut sekitar 15-18 orang.
Hal itu diketahui berdasarkan keterangan saksi di sekitar rumah Sean yang menyebutkan tidak banyak mobil yang diparkir di sana.
“Kalau kita perhatikan di yang viral, itu cukup sedikit yang datang ya. Ada sekitar, kalau konfirmasi saya di tingkat saksi kiri kanan (rumah Sean), mobil gak ada yang di luar, mobil sekitar cuma enam. Kemudian di situ ada sekitar 15-18 orang lah,” ujar Sujarwo.
Sujarwo menyatakan akan memanggil Raffi dan orang lainnya yang hadir dalam acara tersebut untuk dimintai klarifikasi.
Sebelumnya, Raffi Ahmad menjadi perbincangan publik karena menghadiri pesta setelah menerima vaksinasi perdana Covid-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu lalu.
Ia terlihat tak menjaga jarak dan tak memakai masker. Raffi Ahmad kemudian meminta maaf atas tindakannya tersebut.
Permintaan maaf itu ditujukan kepada Presiden Jokowi, Sekretariat Presiden, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), dan masyarakat Indonesia.
"Permohonan maaf dan klarifikasi terkait peristiwa tadi malam di mana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa memakai masker dan tanpa jaga jarak," ujar Raffi dalam unggahan di akun resmi Instagram @raffinagita1717, Kamis (14/1/2021).
"Pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi, Sekretariat Presiden, KPC PEN, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut," tuturnya.
Raffi mengakui bahwa peristiwa itu merupakan murni keteledorannya. Dia pun mengaku salah atas tindakannya itu.
Polisi akan klarifikasi ke Raffi Ahmad
Polisi mengkaji adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara pesta ulang tahun Ricardo Gelael di Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Polisi menjadwalkan untuk memanggil pihak-pihak yang menghadiri acara ulang tahun tersebut, seperti Raffi Ahmad, untuk dimintai klarifikasi.
“Kami sudah melakukan pendataan, cek lokasi, dan berkoordinasi dengan Satpol PP. Kami perlu uji keterangan mereka (Raffi Ahmad dan teman-teman) dengan memberikan klarifikasi,” kata Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Sujarwo saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).
Sujarwo mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Satpol PP Mampang Prapatan dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Mampang Prapatan.
Koordinasi dilakukan untuk menentukan apakah ada pelanggaran protokol kesehatan sesuai peraturan yang sudah berlaku.
“Upaya-upaya kami lakukan tentunya memerlukan koordinasi apa ada unsur pelanggaran pergub. Saat ini sudah ada pembahasan dengan Satpol PP,” tambah Sujarwo.
Raffi Ahmad beserta sejumlah artis dan pejabat, termasuk Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), diketahui menghadiri acara keluarga di rumah milik Sean Ricardo Gelael di bilangan Prapanca, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2021) malam.
Sujarwo mengatakan, acara di rumah Sean Gelael adalah acara ulang tahun ayah Sean, Ricardo Gelael.
“Memang ada ini acara private-lah, acara keluarga, tidak mengundang siapa-siapa. Memang dilakukan pada malam hari Rabu dari jam 19.30 sampai jam 22.00 WIB,” kata Sujarwo.
Menurut Sujarwo, Raffi Ahmad menghadiri acara tersebut sebagai teman Sean Gelael.
“Kenapa kok si Rafi Ahmad datang, itu teman, teman sekolah anaknya (Sean) lah gitu, makanya dia datang, itu aja intinya,” ujar Sujarwo.
Sujarwo menambahkan, jumlah orang yang hadir di acara ulang tahun tersebut sekitar 15-18 orang.
Hal itu diketahui berdasarkan keterangan saksi di sekitar rumah Sean yang menyebutkan tak ada banyak mobil yang parkir.
Sebelumnya, Raffi Ahmad menjadi perbincangan publik karena menghadiri pesta setelah menerima vaksinasi perdana Covid-19 di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu lalu.
Ia terlihat tak menjaga jarak dan tak memakai masker. Raffi Ahmad kemudian meminta maaf atas tindakannya tersebut.
Baca juga: Potret Kantor Gubernur Sulbar Sebelum dan Sesudah Gempa, 2 Warga Terjebak Reruntuhan di Lantai Bawah
Permintaan maaf itu ditujukan kepada Presiden Jokowi, Sekretariat Presiden, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), dan masyarakat Indonesia.
"Permohonan maaf dan klarifikasi terkait peristiwa tadi malam di mana saya terlihat berkumpul dengan teman-teman tanpa memakai masker dan tanpa jaga jarak," ujar Raffi dalam unggahan di akun resmi Instagram @raffinagita1717, Kamis (14/1/2021).
"Pertama saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi, Sekretariat Presiden, KPC PEN, dan juga kepada seluruh masyarakat Indonesia atas peristiwa tersebut," tuturnya. Raffi mengakui bahwa peristiwa itu merupakan murni keteledorannya. Dia pun mengaku salah atas tindakannya itu.