Banjir Bandang Melanda Puncak Bogor: 474 Warga Mengungsi, Penyebab Diselidiki

Sebuah video saat banjir bandang menerjang warga di Kawasan Puncak Bogor menjadi viral di media sosial.

Editor: Erik Sinaga
istimewa
Sejumlah warga di Puncak Bogor Jawa Barat terdampak banjir bandang pada Selasa (19/1/2021) 

TRIBUNJAKARTA.COM, BOGOR- Sebuah video saat banjir bandang menerjang warga di Kawasan Puncak Bogor menjadi viral di media sosial.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menjelaskan, banjir tersebut terjadi pada Selasa (19/01/2021) sekitar pukul 09.30 WIB, di Kampung Rawa Dulang, Desa Tugu Selatan, Cisarua atau di antara kebun teh milik PTPN VIII.

Saat itu, petugas terkait tengah melakukan evakuasi warga terdampak dan memastikan kerusakan pascabanjir.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Warga panik hindari banjir disertai lumpur

Dok Istimewa
Sejumlah warga di Puncak Bogor Jawa Barat terdampak banjir bandang pada Selasa (19/1/2021).
Dok Istimewa Sejumlah warga di Puncak Bogor Jawa Barat terdampak banjir bandang pada Selasa (19/1/2021). ()

Dari video yang beredar, warga panik saat banjir yang disertai material lumpur menerjang desa mereka.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, membenarkan adanya informasi tersebut.

"Iya betul (banjir bandang)," kata Adam.

2. Ratusan warga dievakuasi

Sementara itu, dilansir dari Kompas.TV, Bupati Bogor Ade Yasin memastikan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Korban nyawa tidak ada, hanya ada sekitar 400-san yang dievakuasi ke salah satu tempat yang cukup aman," ujar Ade Yasin dalam program Sapa Indonesia Siang KOMPAS TV, Selasa.

3. Dievakuasi ke masjid

Saat ini, menurut Adam, petugas BPBD dan muspika setempat berusaha melakukan evakuasi warga.

Untuk sementara, warga dievakuasi ke masjid yang relatif aman dari terjangan banjir dan pabrik.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved