Breaking News:

Kasus Asusila Sesama Jenis di Wisma Atlet, Tenaga Kesehatan Tak Dijadikan Tersangka, Ini Alasannya

Polres Metro Jakarta Pusat tidak menetapkan tenaga kesehatan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran sebagai tersangka.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan pasien Covid-19 dari RSD Wisma Atlet Kemayoran sebagai tersangka tindak asusila sesama jenis, Selasa (19/1/2021). 

JN, dikatakan Burhanudin, bekerja sebagai barista di toko minuman kawasan Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat

Akibatnya, polisi menjerat JN dengan Pasal 36 Juncto Pasal 10 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008, tentang Pornografi.

Polisi juga menjerat JN dengan Pasal 27 Ayat  Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016, tentang Transaksi Elektronik.

"Tersangka dapat dipidana paling lama enam tahun dengan denda Rp1 miliar," tutup Burhanudin. 

Baca juga: Dijuluki God Father, AG Provokator Tawuran di Manggarai Berstatus Residivis Kasus Pencurian

Baca juga: Kalah Main Game Online Pukuli Pacar, Eks Kapten Persipura Terancam Dipenjara 5 Tahun

 

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi, tersangka JN tampak mengenakan pakaian tahanan bernomor 92.

Dia memakai topi dan masker. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved