Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Khawatir Ada Eksploitasi Pengaruhi Kejiwaan Aisyah, Dokter RLC Akan Batasi Penggunaan Ponselnya 

kisah Aisyah yang menjadi sebatang kara karena sang ibu, Rina (44), meninggal akibat terpapar Covid-19 viral setelah diberitakan banyak media.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Aisyah di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, Ciater, Serpong, Selasa (19/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Koordinator Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Tangerang Selatan (Tangsel), Suhara Manullang, mengkhawatirkan kondisi kejiwaan Aisyah Allisa (10).

Diketahui, kisah Aisyah yang menjadi sebatang kara karena sang ibu, Rina (44), meninggal akibat terpapar Covid-19 viral setelah diberitakan banyak media.

Sang ayah, sudah sejak delapan tahun lalu meninggal dunia.

Kini, Aisyah ikut terjangkit virus ganas itu, dan sedang menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19 (RLC), Ciater, Serpong, Tangsel, sejak Minggu (17/1/2021).

Perkara Aisyah yang viral, menjadi sorotan Suhara.

Pasalnya, banyak pihak yang menghubungi ponsel Aisyah untuk berbagai keperluan.

Suhara khawatir, ada yang mengeksploitasi Aisyah dengan kedok mengatasnamakan kelompok atau organisasi tertentu. 

"Maksudnya gini, khawatir kan memanfaatkan kondisi Aisyah, mohon maaf ya, kan ada juga kelompok-kelompok tertentu, ya kalau secara tulus memberi bantuan ya silakan saja gitu, tapi kalau nanti mengatasnamakan, itu yang jangan juga gitu."

"Kalau saya kan tidak masuk ke hal itu ya, tetapi kami membahas untuk tadi, tidak menjadi bahan yang tadi itu," papar Suhara, Rabu (20/1/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved