Breaking News:

Lahan Sisa di Blok Khusus Covid-19 TPU Pondok Ranggon Belum Bisa Digunakan, Ini Alasannya

Sisa lahan pada blok khusus jenazah pasien Covid-19 Muslim di TPU Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur belum bisa dipergunakan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Penggali makam di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Sisa lahan pada blok khusus jenazah pasien Covid-19 Muslim di TPU Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur belum bisa dipergunakan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Sisa lahan pada blok khusus jenazah pasien Covid-19 Muslim di TPU Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur belum bisa dipergunakan.

Meski di awal Januari 2021 lalu Pemprov DKI Jakarta membangun turap di sisa lahan yang berada di bagian tebing agar bisa digunakan untuk liang lahad jenazah Covid-19.

Penanggung Jawab Pelaksana Pemakaman Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Muhaemin mengatakan lahan yang mampu menampung sekitar 150 jenazah itu belum bisa digunakan.

"Karena kontur tanahnya masih labil, belum bisa digunakan untuk pemakaman. Turapnya juga belum semua bagian selesai dibangun," kata Muhaemin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (21/1/2021).

Turap garapan PJLP penggali makam TPU Pondok Ranggon dengan batu, pasir, semen itu guna menjaga kontur tanah agar nantinya tidak longsor saat dipergunakan.

Selain konstruksi turap belum rampung, kontur tanah di sisa lahan blok khusus jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon masih labil karena faktor cuaca di musim hujan.

Baca juga: Sahrul Gunawan Sedang Cari Istri Baru, Ridwan Kamil Ikut Bantu Promosi: Barangkali Ada yang Minat?

"Belum tahu kapan dapat digunakan untuk pemakaman, karena tanahnya masih labil. Sementara jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di blok khusus TPU Bambu Apus yang baru hari ini dibuka," ujarnya.

Muhaemin menuturkan alih fungsi lahan seluas 3.000 meter persegi di TPU Bambu Apus untuk blok khusus jenazah Covid-19 juga karena berdasar permintaan warga.

Warga Jakarta Timur yang kerabatnya meninggal karena Covid-19 merasa lokasi pemakaman di TPU Tegal Alur dan TPU Srengseng Sawah terlalu jauh.

"Kalau di TPU Bambu Apus kan dekat, jadi memudahkan warga saat berziarah. Makannya dari warga sekitar tidak ada penolakan saat pembukaan lahan ini," tuturnya.

Baca juga: Waspada Banjir di Jakarta, Pemprov DKI Siagakan 487 Unit Pompa Stasioner

Sebagai informasi sejak awal Desember 2020 lalu lahan khusus jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon penuh sehingga memberlakukan sistem tumpang.

Guna menyiasati penuhnya lahan Pemprov DKI Jakarta pun membuka lahan sisa, namun karena posisinya berada di tebing maka perlu dibangun turap lebih dulu.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved