Breaking News:

Majelis Hakim PN Depok Tolak Nota Keberatan Syahganda Nainggolan, Penasihan Hukum Minta Ini

Majelis hakim menolak eksepsi atau nota keberatan yang disampaikan oleh kuasa hukum terdakwa.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa Via tribunnews
Aktivis sekaligus Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan. Majelis hakim Pengadilan Negeri Depok menolak seluruh eksepsi atau nota keberatan terdakwa Syahganda dan kuasa hukumnya. 

Sebelum ditangkap dalam kasus UU ITE, Syahganda sempat mengunggah cuitan kontroversial terkait Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Bahkan, ia sempat menyindir Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait dugaan keterlibatan asing dalam kerusuhan saat demo tolak UU Cipta Kerja.

Baca juga: Pelayat Antar Jenazah Youtuber Faisal Rahman Korban Sriwijaya Air Jatuh ke Peristirahatan Terakhir

"Makan malam makin sinting lihat yang nuding. Sekarang Menhan Jokowi nuding aksi demo ditunggai asing,"

"Lha, jangan mencla-mencle, KAMI atau asing yang lu tuding?" tulisnya menanggapi pernyataan Prabowo pada Selasa (13/10/2020).

Aktivis sekaligus Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan
Aktivis sekaligus Deklarator KAMI Syahganda Nainggolan (Istimewa Via tribunnews)

Syahganda juga sempat mengunggah cuitan yang mengecam pihak-pihak yang menuduh pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab sebagai dalang kerusuhan.

Ia menyarankan pemerintah fokus menangani pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

"Nah, silahkan lu geser lagi tudingan, yang nunggangi IB HRS? Sekalian aja Wahabi bin Saudi,"

"Sudahlah, lebih baik fokus urus Covid-19 dan krisis ekonomi. Tunda aja UU OBL selamanya."

"Kalau mau cetak uang tuk restrukturisasi konglo2 harus referendum, karena gak ada di debat pilpres," tulisnya di twitter.

Syahganda yang juga Direktur Sabang-Merauke Circle merupakan sosok yang tak asing lagi di kalangan aktivis.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved