Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Kabar Kurang Baik Bagi Warga Depok, Daerahnya Sudah Tujuh Pekan Berstatus Zona Merah Covid-19

Sudah tujuh pekan lamanya Kota Depok berstatus zona resiko tinggi penyebaran Covid-19, dan belum menunjukan tanda-tanda penurunan hingga saat ini

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona. Sudah tujuh pekan lamanya Kota Depok berstatus zona resiko tinggi penyebaran Covid-19, dan belum menunjukan tanda-tanda penurunan hingga saat ini 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS  - Sudah tujuh pekan lamanya Kota Depok berstatus zona resiko tinggi (merah) penyebaran Covid-19, dan belum menunjukan tanda-tanda penurunan hingga saat ini.

“Kita sudah masuk ke pekan ke-tujuh ya zona merah, karena saat ini juga kami sedang melakukan rekonsiliasi-rekonsiliasi data dengan pusat,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/1/2021).

Dadang juga mengatakan, saat ini selisih data Covid-19 antara yang dimiliki pihaknya dengan pemerintah pusat sudah mulai berkurang.

“Gap (selisih) data waktu yang lalu cukup tinggi alhamdulillah sekarang sudah mulai mengecil, mudah-mudahan ini sebagai basis data yang akurat yang akan digunakan untuk perhitungan zona resiko daerah,” katanya.

Sejumlah upaya dan langkah-langkah untuk menekan penyebaran Covid-19 pun telah dilakukan.

Dadang mengatakan pihak mencoba menekan angka penyebaran ini mulai dari hulu-nya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dadang Wihana. saat dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Selasa (8/12/2020).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dadang Wihana. saat dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Selasa (8/12/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

“Untuk menekan peningkatan kasus tentunya itu di hulu ya, emang tadi selalu basis kita adalah kampung siaga Covid-19,” bebernya.

“Jadi saat ini sudah ditandatangani juga SE (Surat Edaran) dari bapak Wali Kota Depok untuk kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) menjadi pengawas bersama strukturalnya dalam satu wilayah Kecamatan,” timpalnya.

Baca juga: Rumah Tangga Diisukan Retak, Stefan William Beradegan Mesra dengan Mantan, Ini yang Dirasakan Celine

Sekedar informasi, melansir dari halaman ccc-19.depok.go.id, jumlah pasien terkonfirmasi positif saat ini di Kota Depok telah menembus angka 23.729 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.508 orang diantaranya berhasil sembuh dari virus mematikan ini, sementara 528 lainnya meninggal dunia.1

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved