Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Terkait Pembobolan Klinik Milik Dokter Timnas Syarif Alwi

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pihaknya sejauh ini masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Klinik Pratama Dokter Syarif Alwi di Jalan Nusantara Raya, Blok A3/22, Perumnas 3, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan kasus pembobolan kasus klinik milik dokter Timnas Sepak Bola Indonesia Syarif Alwi di Perumnas 3, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (22/1/2021).

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, pihaknya sejauh ini masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi.

"Polisi sudah datangi lokasi kejadian untuk menanyakan saksi-saksi dan juga mengumpulkan barang bukti yang ada di lokasi," kata Erna.

Erna menambahkan, pihaknya belum dapat memaparkan secara detail perihal dugaan identitas tersangka.

"Belum belum (identitas tersangka), langkah saat ini masih proses penyelidikan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Klinik Pratama milik dokter Timnas Sepak Bola Indonesia, Syarif Alwi dibobol maling, uang Rp19 Juta digasak pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang.

TribunJakarta.com mencoba mendatangi klinik yang beralamat di Jalan Nusantara Raya, Blok A3/22, Perumnas 3, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Situasi di klinik tampak tetap berjalan mormal, sejumlah pegawai terlihat melakukan pelayanan seperti biasa meski telah terjadi insiden pencurian.

Syarif saat dijumpai di klinik mengatakan, aksi pembobolan terjadi pada, Jumat (22/1/2021) dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

"Kejadian tadi pagi, pelakunya diperkirakan ada dua orang," kata Syarif.

Baca juga: Jadi Sarang Kemacetan, Simpang Gondrong Tangerang Bakal Ada Sistem Looping

Baca juga: Kronologi Pasangan yang Mesum di Halte Bus Dekat SMKN 34 Jakarta, Tak Perduli Ditegur Warga

Baca juga: Sekda Marullah Matali Rangkap Jabatan, Wagub DKI: Ada Prosesnya, Masak Mau Buru-buru

Peristiwa pencurian ini, diketahui pertama kali saat pegawainya datang untuk melakukan aktivitas operasional klinik.

"Pegawai saya datang pagi, klinik ini kan buka jam 8, sebelum beroperasi biasanya ada kegiatan pembersihan dulu, disinfektan segala macem baru dibuka," terangnya.

Saat melakukan aktivitas bersih-bersih, pegawai klinik curiga dengan kondisi pintu kasir dan lemari kabinet yang sudah rusak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved