Breaking News:

Rebutan Hati Wanita Berujung Penganiayaan, Ihsan Dipukuli Usai Kencan di Rumah Gebetan

Penganiayaan itu terjadi di rumah korban di Kawasan Kampong VIVI, Desa Lenggang, Gantung, Belitung Timur, Jumat (22/1/2021) dini hari pukul 00.30 WIB.

Net
Ilustrasi Penganiayaan 

TRIBUNJAKARTA.COM, BELITUNG - Rebutan hati wanita yang sama berujung penganiayaan.

Raca cemburu itulah yang membuat Edi Sarko kalap hingga tega menganiaya Ihsan Ansori (26).

Penganiayaan itu terjadi di rumah korban di Kawasan Kampong VIVI, Desa Lenggang, Gantung, Belitung Timur, Jumat (22/1/2021) dini hari pukul 00.30 WIB.

Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata menerangkan motif penganiayaan ini karena cinta segitiga.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, motif pelaku karena cinta segitiga alias memperebutkan wanita yang sama. Menurut keterangan, wanita ini adalah gebetannya Edi dan Edi ngaku pernah lihat Ihsan mengunjungi rumah gebetannya itu. Jadi Edi dibutakan oleh rasa cemburu," ungkap Iptu Wawan kepada posbelitung.co, Jumat.

Dia menjelaskan, awalnya korban yaitu Ihsan Ansori (26) asal Desa Senyubuk, Kelapa Kampit tengah berada di dalam kontrakannya di Kawasan Kampong VIVI, Desa Lenggang, Gantung.

Lalu ia didatangi lelaki yang tak dikenalnya bernama Edi Sarko (32) yang merupakan warga Desa Jangkar Asam,

Saat Ihsan membukakan pintu, tiba-tiba Edi langsung memukul kepala Ihsan berulang-ulang hingga alami luka memar di bagian kening sebelah kiri dan luka pada bibir sebelah kiri.

Setelah itu Edi langsung pergi meninggalkan Ihsan.

Setelah ditinggalkan Edi, Ihsan langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Gantung supaya diselidiki lebih lanjut.

Anggota piket Polsek Gantung langsung mendatangi dan mengamankan TKP serta memeriksa saksi yaitu sang wanita yang diperebutkan.

Setelah dapat keterangan dan identitas pelaku, polisi melakukan pencarian.

Namun, pelaku ternyata menyerahkan diri ke Polsek Gantung.

Baca juga: Operasi SAR Berhenti, Tim DVI Perkuat Timnya untuk Identifikasi Korban Sriwijaya Air

Baca juga: Janji Bisa Jadikan Orang sebagai PNS, Pria Pengangguran Bawa Kabur Ratusan Juta

Baca juga: Jangan Tertipu Laman Hoaks, Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Hanya di www.prakerja.go.id

"Pelaku akan dijerat dengan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak Rp 4500," kata Iptu Wawan.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Cinta Segitiga di Belitung Timur, Edi Sarko Kalap Karena Gebetannya Diapeli Ihsan,

Editor: Elga H Putra
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved