Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Tak Patuhi Pembatasan Operasional dan Protokol Kesehatan, 6 Rumah Makan di Jaktim Ditutup 1x24 Jam

Langgar protokol kesehatan, enam rumah makan di Jakarta Timur ditutup 1x24 jam.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian di Cakung, Jakarta Timur, Rabu (16/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Langgar protokol kesehatan, enam rumah makan di Jakarta Timur ditutup 1x24 jam.

Terhitung per tanggal 11 Januari 2021 sampai 25 Januari 2021, Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat.

Di mana jam operasional hingga kapasitas mulai dibatasi.

Guna mendukung upaya tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama petugas gabungan terus melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi.

Satu diantaranya seperti Satpol PP Jakarta Timur yang terus melakukan monitoring ke sejumlah perkantoran hingga rumah makan.

Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian mengatakan masih menemukan pelanggaran protokol kesehatan pada Kamis (21/1/2021).

Sebanyak enam rumah makan ditemukan melanggar protokol kesehatan.

"Kita masih terus melakukan monitoring. Kemarin ditemukan 6 rumah makan di Jakarta Timur yang melanggar. Jadi 1 di tingkat kota, 3 di Matraman dan sisanya di Cakung," kata Budhy saat dikonfirmasi, Jumat (22/1/2021).

Selain melanggar jam operasional atau melebihi pukul 19.00 WIB, sejumlah rumah makan juga abai terhadap kerumunan.

Sehingga terpaksa dibubarkan petugas Satpol PP.

"Prinsipnya untuk pelanggar masif khusus tempat usaha jika kedapatan petugas sedang operasi mereka melanggar jam operasional dan melanggar kerumunan/tidak membatasi kapasitas jumlah pengunjung. Selain ditegur tertulis langsung  dibubarkan dan disegel tutup sementara 1x 24 jam," ujarnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved