Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Teridentifikasi, 40 Jenazah Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke Pihak Keluarga

Proses identifikasi tetap dapat berjalan dengan mengambil sampel DNA dari bagian tubuh jenazah

TribunJakarta/Bima Putra
Karumkit RS Polri Kramat Jati Brigjen Asep Hendradiana (kedua dari kiri) saat memberi keterangan, Jumat (22/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyerahkan lima jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 kepada pihak keluarga pada Jumat (22/1/2021).

Karumkit RS Polri Kramat Jati Brigjen Asep Hendradiana mengatakan kelima atas nama Sevia Daro (24), Angga Fernanda Afrion, Rion Yogatama (29), Rahamnia Ekananda (39).

"Fathima Ashalina Marhen (2). Total jenazah yang sudah diserahkan kepada keluarga sampai hari ini sejumlah 40 jenazah," kata Asep di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (22/1/2021).

Jenazah Sevia, Angga, dan Rion sebelumnya teridentifikasi pada Kamis (21/1), sementara Rahmania dan Fathima Ashalina pada Senin (18/1).

Kelimanya teridentifikasi lewat pencocokan data sampel DNA antemortem (sebelum kematian) dengan postmortem (setelah kematian).

"Total korban yang sudah teridentifikasi sampai sore ini sejumlah 49 jenazah," ujarnya.

Komandan Tim DVI Pusdokkes Polri Kombes Hery Wijatmoko menuturkan proses identifikasi korban Sriwijaya Air SJ-182 terus berjalan.

Meski operasi SAR di perairan Kepulauan Seribu lokasi jatuhnya pesawat resmi dihentikan karena berbagai pertimbangan pada Kamis (21/1/2021) sore.

Proses identifikasi tetap dapat berjalan dengan mengambil sampel DNA dari bagian tubuh jenazah hasil operasi SAR sebelum dihentikan.

Tim DVI sudah menerima 325 kantong jenazah berisi bagian tubuh korban dan 278 kantong properti berisi barang pribadi korban yang merupakan data postmortem.

Baca juga: Lahan Baru Pemakaman Covid-19 di Srengseng Sawah Siap Digunakan 3 Hari Lagi

Baca juga: 2 Jenazah Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi, Diantaranya Bocah Berusia Tiga Tahun

Baca juga: Tak Sengaja Tembak Orang, Pria Ini Serahkan Diri Bawa Senapan Angin Lalu Gantung Diri di WC Polres

Dari bagian tubuh tersebut Tim DVI mengambil sampel DNA lewat serangkaian uji laboratorium lalu dicocokkan dengan DNA antemortem.

"Jadi kegiatan proses identifikasi melalui DNA masih tetap dilaksanakan, semoga apa yang kita upayakan berbuah kebaikan dan selama kegiatan diberikan kemudahan," tutur Hery.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved