Breaking News:

Jelang Sidang Sengketa Pilkada Serentak 2020, Epidemiolog Soroti Hal Ini

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dr Dicky Budiman berharap agar MK mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 pada sidang sebelumnya

TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Suasana pemungutan suara di TPS 24 RW10 Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (20/12/2020). Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dr Dicky Budiman berharap agar MK mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 pada sidang sebelumnya 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Sidang sengketa Pilkada Serentak 2020 dijadwalkan akan digelar pada Selasa (26/1/2021).

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dr Dicky Budiman berharap agar Mahkamah Konstitusi (MK) mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 pada sidang pendahuluan perselisihan Pilkada.

Menurut Dicky, salah satu yang mesti dipertimbangkan adalah soal pemilihan suara ulang (PSU).

"Kita ini sudah serius banget (masalah pandemi), jadi kalau ada keputusan pemilihan suara ulang harus dipikirkan lagi dampaknya terhadap penyebaran wabah. Bisa-bisa jadi klaster baru," ujar Dicky kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/1/2021).

Dicky mengatakan, Pilkada Serentak yang dilaksanakan dalam rentang waktu September hingga Desember 2020 lalu sudah cukup berdampak pada penyebaran Covid-19.

Baca juga: Penggali Makam TPU Pondok Ranggon Tak Bisa Bernafas Lega, Pemakaman Jenazah Covid-19 Semakin Banyak

Baca juga: Sinopsis Sinetron Ikatan Cinta Malam Ini, 24 Januari 2021: Masalah Baru Muncul di Hidup Andin & Al?

"Dampaknya saja masih sangat panjang, ini baru dampak awal, yang terburuk belum terlihat akibat pilkada," kata dia.

Pertimbangan potensi munculnya klaster baru akibat PSU, lanjut Dicky, harus menjadi masukan bagi hakim konstitusi pada sidang pendahuluan.

"Harusnya ditunda, kecuali kita mau makin terpuruk," pungkas Dicky.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved