Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

15 Persen Kasus Covid-19 di Depok Menimpa Anak-Anak, KPAI: Jumlahnya Melampaui Angka Nasional

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menyampaikan keprihatinannya terhadap jumlah anak yang terpapar Covid-19 di Kota Depok mencapai 15 persen.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Komisioner KPAI Retno Listyarti. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menyampaikan keprihatinannya terhadap jumlah anak yang terpapar Covid-19 di Kota Depok mencapai 15 persen. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma 

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menyampaikan keprihatinannya terhadap jumlah anak yang terpapar Covid-19 di Kota Depok, Jawa Barat, yang mencapai 15 persen.

Dalam siaran resminya, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, mengatakan, angka tersebut melampaui angka nasional yang berjumlah delapan persen.

"Jumlah ini melampaui angka nasional yang hanya sekitar delapan persen-an," kata Retno dalam siaran resmi KPAI, Senin (25/1/2021).

Retno mengatakan, kondisi ini cukup ironis lantaran anak-anak belum belum menjalani kegiatan belajar tatap muka langsung di dalam ruang kelas.

"Ini ironis, karena anak-anak saat ini masih berada di rumah, masih belajar dari rumah dan belum ada sekolah tatap muka," katanya.

Baca juga: Tunggu Kementerian Perhubungan, Penggunaan GeNose di 3 Terminal Jakarta Belum Bisa Berjalan

"Berarti, kemungkinan besar anak-anak tertular dari klaster keluarga. Karena ayah dan ibunya kemungkinan bekerja dan keluar rumah," timpalnya lagi.

Atas dasar tersebut, Retno mengimbau agar seluruh orang tua meningkatkan disiplinnya terhadap protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, bila tidak ada kepentingan mendesak agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah.

Baca juga: Tak Dipengaruhi Minuman Keras dan Narkoba, Pelaku Mesum di Halte SMKN 34 Sadar saat Jalankan Aksinya

"Pasalnya, resiko penularan Covid-19 akan jauh lebih besar jika berada di luar rumah. Jika harus beraktivitas di luar rumah sebaiknya tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved