Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Bupati Tangerang Pantau Vaksinasi Covid di Puskesmas Kelapa Dua, 10 Tenaga Kesehatan Gagal Divaksin

Penyuntikan vaksin terhadap tenaga medis akan selesai sekitar dua sampai tiga pekan ke depan

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memantau proses vaksinasi Covid-19 perdana untuk tenaga kesehatan di Puskesmas Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (25/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar memantau proses vaksinasi Covid-19 perdana untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Tangerang.

Ia memantau vaksinasi di Puskesmas Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang yang daerahnya merupakan  zona merah penyebaran Covid-19.

Di Kabupaten Tangerang, setidaknya ada 11.100 tenaga medis yang terdaftar untuk dilakukan vaksin di 44 puskesmas.

Zaki mengatakan, untuk proses penyuntikan vaksin terhadap tenaga medis akan selesai sekitar dua sampai tiga pekan ke depan.

"Saya memantau di Puskesmas Kelapa Dua, maksudnya untuk memberikan semangat juang kepada tenaga kesehatan. Untuk proses suntik vaksin di Kabupaten Tangerang sendiri diperkirakan selesai paling lama tiga minggu," kata Zaki, Senin (25/1/2021).

Zetelah proses penyuntikkan vaksin di puskesmas, akan dilanjutkan kepada 23 rumah sakit milik daerah atau swasta yang ada di Kabupaten Tangerang.

"Nanti bertahap, setelah selesai di puskesmas, lalu nanti baru dilanjutkan ke rumah sakit di Kabupaten Tangerang," imbub Zaki.

Sementara, Kasubag TU Puskesmas Kelapa Dua, Dokter Tita Maulita menjelaskan, terdapat 44 tenaga kesehatan yang terdata akan mendapatkan suntik vaksin Covid-19.

Baca juga: Cerita Musa, Sopir Omprengan di Kalisari yang Hendak Dibayar Penumpangnya Rp 200

Baca juga: Rabu Pon Jokowi Bikin Keputusan Bersejarah, Selain Kapolri Baru Ini Sederet Fakta Penting Lainnya

Baca juga: Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi, Kepala SMKN 2 Padang: Hanya 1 yang Menolak

Tapi, ada 10 orang yang tidak masuk karena sakit dan belum bisa divaksinasi.

"Jadi, hanya 34 saja yang disuntik dan ini kita targetkan selesai sekitar dua dan tiga hari, lalu kalau untuk tenaga medis yang mempunyai tekanan darah yang tinggi, dan tidak bisa divaksin hari ini, maka akan kita lakukan penjadwalan ulang," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved