Breaking News:

Sisi Lain Metropolitan

Hati Anggota Basarnas Ini Terenyuh Melihat Sejumlah Perhiasan Korban Sriwijaya Air SJ-182

Ia melihat sejumlah perhiasan yang berhasil diangkut oleh tim penyelam. Di antaranya, cincin, gelang dan kalung.

TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas
Esa Asep Saefudin, anggota Basarnas Jakarta yang ditugaskan di KN Wisnu dalam operasi pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Senin (25/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, NEGLASARI - Esa Asep Saefudin (27) cukup terpukul menyaksikan temuan-temuan yang berhasil diangkut tim penyelam dari perairan Kepulauan Seribu ke atas KN Sar 103 Wisnu saat operasi pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Anggota Basarnas yang bertugas sebagai pemilah temuan itu pun tetap tegar kala memindahkan anggota tubuh manusia dan serpihan pesawat ke kantong masing-masing.

Namun, ada satu momen yang cukup melekat di benaknya kala memilah-milah temuan.

Pemuda asal Purwakarta tersebut pun terenyuh kala mengenang kembali cerita itu.

Ia melihat sejumlah perhiasan yang berhasil diangkut oleh tim penyelam. Di antaranya, cincin, gelang dan kalung.

Saat melihat temuan itu, pikirannya seketika membayangkan korban adalah seorang ibu.

"Dalam batin saya, mungkin ibu itu mengumpulkan perhiasannya dengan jerih payah. Tapi malah berakhir seperti ini. Di situ saya menjadi sangat emosional," ceritanya kepada TribunJakarta.com di Kantor Basarnas Jakarta, Kota Tangerang pada Senin (25/1/2021).

Ia juga sempat terbayang bila itu menimpa ibunya sendiri.

Sembari bertugas, Esa menahan kesedihan dan imajinasinya sesaatnya.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved