Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemkot Jaksel Ungkap Pemakaman Covid-19 di TPU Srengseng Sawah Sempat Ditolak Warga

Namun, Winarto mengatakan permasalahan itu bisa diselesaikan setelah warga di sekitar TPU Srengseng Sawah mendapat penjelasan.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Suasana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Rabu (20/1/2021). Pengerukan dibantu dengan alat berat ekskavator. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Selatan, Winarto, mengungkapkan pihaknya sempat mendapat penolakan dari warga saat TPU Srengseng Sawah digunakan sebagai pemakaman khusus Covid-19.

"Iya sempat ada (penolakan dari warga)," kata Winarto saat dihubungi, Senin (25/1/2021).

Namun, Winarto mengatakan permasalahan itu bisa diselesaikan setelah warga di sekitar TPU Srengseng Sawah mendapat penjelasan.

Baca juga: Lahan Covid di TPU Srengseng Sawah Masih Tersisa 500 Makam, Tapi Harus Disetop Gara-gara Ini

Baca juga: Lahan Baru Pemakaman Covid-19 di Srengseng Sawah Diperkirakan Bisa Digunakan Mulai Selasa Besok

"Karena belum ada penjelasan saja, setelah ada penjelasan ya memperbolehkan semua," ujar dia.

Hingga Sabtu (23/1/2021), hanya tersisa 11 liang lahat dari total 556 unit pemakaman Covid-19 yang tersedia di TPU Srengseng Sawah.

Winarto mengatakan, lahan khusus pemakaman Covid-19 di TPU Srengseng Sawah sebenarnya baru terpakai 50 persen.

"Sebenarnya masih bisa 500-an (unit makam) lagi," kata Winarto.

Hanya saja, Winarto menyebut 50 persen sisa lahan bakal digunakan sebagai pemakaman umum sesuai permintaan warga sekitar.

"Sisa lahannya masih ada, cuma masyarakat sekitar inginnya itu untuk pemakaman umum. Makanya kita pindah ke lokasi baru, lahan baru," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved