Dari delapan match yang dijalani, Bigetron RA keluar terlalu dini di empat match yakni di dua kali di posisi ke-14 dan dua kali di posisi ke-12.
Beruntung mereka mampu meraih satu WWCD yang membuat perolehan poin mereka agak sedikit terdongkrak.
Zuxxy dkk kini mengumpulkan 162 poin dan berada di posisi ketujuh di klasemen Grand Final PMGC.
Aerowolf Limax sebenarnya tampil lebih stabil karena sering finish di posisi delapan besar dan hanya dua kali too soon atau tereliminasi cepat.
Bahkan Potato dkk juga berhasil mendapat satu WWCD di hari ketiga Grand Final PMGC.
Akan tetapi karena jumlah poin kill mereka sedikit, poin yang didapat dari posisi akhir mereka juga tidak mampu mendongkrak.
Aerowolf Limax kini telah mendapat 120 angka dan berada di posisi ke-13 dari 16 tim yang berlaga.
Posisi pertama ditempati tim asal China Four Angry Men dan nilainya dengan peringkat kedua yang dihuni tim asal Mongolia Zeus sama yakni 227.
Kini Bigetron RA memiliki selisih 65 poin dari peringkat pertama dan kedua 4AM dan Zeus.
Jika ingin meraih gelar juara PMGC, Bigetron RA harus berjuang ekstra keras di delapan match tersisa pada Grand Final PMGC hari ketiga, Selasa (26/1/2021).
Selain tampil bagus di tiap match bahkan bisa meraih sejumlah WWCD, Bigetron RA juga harus berharap 4AM, Zeus hingga Nova sering keluar terlalu cepat.
Hal tersebut bisa membuat Bigetron RA menyusul perolehan poin tim-tim di atasnya dan bisa keluar sebagai juara.
Grand Final PMGC digelar selama 4 hari, seharusnya dari hari Kamis hingga Minggu, 21 Januari 2021 – 24 Januari 2021, namun akhirnya mundur hingga hari Selasa 26 Januari 2021.
Dengan sistem poin yang sama dengan babak penyisihan, ke-16 finalis ini harus bisa mengumpulkan placement point dan juga kill point yang banyak untuk bisa bertahan di posisi teratas.
Dilihat dari PUBG Mobile Esports, nampaknya setiap hari para tim akan bermain dengan urutan peta yang sama tanpa perubahan, dengan Erangel sebagai map utama.
Adanya masalah teknis membuat panitia menambah jumlah match yang sebelumnya hanya 24 match dimana tiap hari dipertandingkan 6 match kini bertambah 29 match.
Pada jadwal Grand Final PMGC hari ketiga dan keempat bakal ada delapan match yang bakal dipertandingkan.
Masalah teknis diakui player Bigetron RA, Zuxxy yang mengatakan pada hari pertama dirinya bahkan stage di loading saat masuk permainan.
Menurutnya tidak hanya dirinya yang mengalami hal tersebut, tetapi juga beberapa player dari tim lain.
Sebelumnya, jelang jadwal Grand Final PMGC yang bakal berlangsung di Dubai Uni Emirat Arab, dikabarkan ada tiga pemain yang terpapar Covid-19.
Hal tersebut disampaikan oleh PUBG Mobile Esports dalam rilisnya, Rabu (20/1/2021).
Saat ini, semua pemain dari 16 tim yang bakal berlaga termasuk Bigetron RA dan Aerowolf Limax sudah tiba di Dubai UEA.
Hal tersebut terlihat dari unggahan player dari Bigetron RA yakni BTR Liquid di akun Instagramnya.
Dari pengecekan kondisi para pemain, ada tiga pemain dari 16 tim finalis yang terpapar Covid-19.
Namun, tidak disebutkan tiga pemain yang terpapar Covid-19 tersebut dari tim mana saja.
Ketiga pemain tersebut sudah menjalani perawatan dan melakukan karantina mandiri.
Meski demikian, pihak panitia penyelenggara menyatakan tetap akan menggelar Grand Final PMGC sesuai dengan jadwal.
Hanya saja, meski seluruh tim sudah berada di Dubai UEA, namun panitia memutuskan supaya para pemain menjalani pertandingan di kamar hotel masing-masing atau tempat yang terpisah.