Breaking News:

Kisah dari Ciliwung

Cerita Esa Petugas Basarnas Jakarta, Menyelami Keruhnya Kali Ciliwung Demi Temukan Jasad Warga

Sejak bergabung menjadi tim rescuer atau penyelamat sejak tahun 2016, Esa sudah mengevakuasi dua korban anak kecil di kali purba tersebut. 

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Esa Asep Saefudin (27) anggota Basarnas yang ikut misi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kantor Basarnas Jakarta pada Senin (25/1/2021). Sejak bergabung menjadi tim rescuer atau penyelamat sejak tahun 2016, Esa sudah mengevakuasi dua korban anak kecil di kali purba tersebut.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sebagai petugas Basarnas Jakarta, Esa Asep Saefudin (27) bertugas melakukan pencarian terhadap jasad korban yang hilang di kali atau danau. 

Salah satunya, ia pernah mengevakuasi jasad di Kali Ciliwung.

Sejak bergabung menjadi tim rescuer atau penyelamat sejak tahun 2016, ia sudah mengevakuasi dua korban anak kecil di kali purba tersebut. 

Jasad pertama ditemukan di kawasan Margonda, Depok dan kedua di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

Pemuda asal Purwakarta tersebut mengatakan ia masih mampu menyelam di Kali Ciliwung yang membelah wilayah sekitar Depok dan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Esa Asep Saefudin, anggota Basarnas Jakarta yang ditugaskan di KN Wisnu dalam operasi pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Senin (25/1/2021).
Esa Asep Saefudin, anggota Basarnas Jakarta yang ditugaskan di KN Wisnu dalam operasi pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 pada Senin (25/1/2021). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Akan tetapi, di luar dari wilayah Jagakarsa, Esa mengaku sulit menyelam lantaran kali sudah dipenuhi dengan lumpur.

"Kalau di Wilayah Depok dan Srengseng Sawah lebih ke cadas dan pasir. Lumpur enggak terlalu banyak. Kalau sudah di wilayah Pancoran, Bukit Duri, Jatinegara hingga seterusnya, itu udah lumpur semua. Enggak efektif untuk penyelaman. Sudah lumpur semua," ujarnya kepada TribunJakarta.com pada Senin (25/1/2021).

Baca juga: Pernikahan Hancur, Anita Hara Sebut Mantan Suaminya Direbut Kuntilanak: Syukuri Aja

Baca juga: 5 Fakta Kasus Jual Beli Surat Tes Swab Palsu:Ada Peran Orang Dalam, Anak di Bawah Umur Ikut Terlibat

Baca juga: Kisah Haru Anggota Basarnas saat Memisahkan Perhiasan Milik Korban Sriwijaya Air: Teringat Sosok Ibu

Sebelum menyelam, Esa mendoakan terlebih dulu jasad yang akan dicarinya. Ia pun juga meminta izin untuk mencari jasad di kali purba tersebut. 

Kebiasaan itu membuat dirinya merasa aman ketika sedang melakukan pencarian.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved