Antisipasi Virus Corona di DKI
Pemprov DKI: Makam Khusus Covid-19 di Bambu Apus Khusus Muslim, Kristen di Tegal Alur
Pemprov DKI Jakarta membuka lahan baru khusus Covid-19 di TPU Bambu Wulung (Bambu Apus), Jakarta Timur
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta membuka lahan baru khusus Covid-19 di TPU Bambu Wulung (Bambu Apus), Jakarta Timur pada Kamis (21/1/2021) lalu.
Lahan seluas 3.000 meter persegi itu pun telah disiapkan 700 hingga 800 petak makam.
Meski demikian, ternyata lahan pemakaman yang ada di TPU Bambu Wulung hanya diperuntukan bagi warga yang dimakamkan secara muslim.
"Bambu Wulung semua untuk yang muslim. Untuk Kristen di TPU Tegal Alur," ucapnya, Selasa (26/1/2021).
Belum genap seminggu dibuka, lebih dari 150 petak makam di TPU Bambu Wulung saat ini sudah terpakai.
TPU itu pun diperkirakan tak bertahan lama dan diprediksi penuh sebulan ke depan.
"Per tanggal 25 Januari kemari pukul 20.00 WIB itu 162 jenazah yang masuk," ujarnya.
Sadar TPU Bambu Wulung tak akan bertahan lama, Pemprov DKI kini tengah berusaha memperluas lahan pemakaman di TPU Tegal Alur bagi warga muslim.
Lahan baru itu memiliki luas 1,3 hektar dengan perkirakan jumlah liang lahad mencapai 2.700 petak.
"Saat ini posisinya masih persiapan. Lokasinya di sekitar Jalan Sahabat, TPU Tegal Alur," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Suzi Marsitawati menyebut, pihaknya telah membeli 3,3 hektar lahan di lima lokasi untuk mengatasi krisis pemakaman.
Bila satu liang lahad luasnya 3,75 meter persegi, maka lahan yang baru dibeli itu bisa dibuat 8.800 petak makam.
Kelima lokasi itu berada di daerah Srengseng Sawah, Jakarta Selatan; Dukuh, Jakarta Timur; Semper, Jakarta Utara; Joglo, Jakarta Barat; dan Bambu Wulung (Bambu Apus), Jakarta Timur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/petugas-makam-tpu-tegal-alur-memakamkan-jenazah-protap-covid-19.jpg)