Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Niat Yohanes Cari Rezeki ke Pontianak Berakhir Duka, Tangis Sang Istri Peluk Peti Jenazah Suami

Niat Yohanes merantau ke Pontianak untuk mengejar rezeki berakhir duka. Yohanes menjadi korban Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

tribun lampung/hanif mustafa
istri almarhum Yohanes, Dewi Wahyuni memeluk peti jenazah suaminya. Niat Yohanes merantau ke Pontianak untuk mencari rezeki berakhir duka. 

Kedua jenazah diterbangkan dari Jakarta ke Lampung menggunakan pesawat Citilink.

Kedua korban SJ182 ini rencananya akan dimakamkan di Desa Toto Makmur Batu Putih Tulangbawang Barat.

Pantauan Tribun, kedua korban ditempatkan pada peti jenazah.

Keduanya diberangkatkan ke Tulangbawang Barat menggunakan mobil ambulans bernopol BE2808DP dan BE2082BR.

Kedua mobil ambulans tersebut akan dikawal mobil dari Direktorat Lalulintas Polda Lampung.

Mimpi Korban

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad dan Tim Trauma Healing menyambangi kediaman orangtua Yohanes, korban kecelakaan Sriwijaya Air, Senin (11/1/2021)
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad dan Tim Trauma Healing menyambangi kediaman orangtua Yohanes, korban kecelakaan Sriwijaya Air, Senin (11/1/2021) (KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA)

Orangtua Yohanes, Piyati (60) tak bisa menahan haru menceritakan kehilangan anaknya.

Piyati mengungkapkan mimpi anaknya yang dianggap firasat tak baik.

Sang anak pun sempat ragu berangkat ke Pontianak.

Piyati (60) mengungkap kisah pilu mengenai anaknya yang menjadi korban Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved