Breaking News:

Terduga Pelaku Penyerangan Imam Masjid di Depok Dikirim ke RS Polri: Sempat Acungkan Pisau

Polisi membawa AR ke Rumah Sakit Polri, untuk kepentingan pemeriksaan kejiwaan. Sebelumnya sempat mencoba melakukan penusukan terhadap Imam Masjid.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Terduga pelaku AR ketika diamankan dari kediamannya, Kamis (28/1/2021). Polisi membawa AR ke Rumah Sakit Polri, untuk kepentingan pemeriksaan kejiwaan. Sebelumnya sempat mencoba melakukan penusukan terhadap Imam Masjid. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Polisi membawa AR ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk kepentingan pemeriksaan kejiwaan.

Ramai diwartakan sebelumnya, AR diamankan aparat kepolisian setelah mencoba melakukan penusukan terhadap Imam Masjid Al Mujahidin di kawasan Jatijajar, Tapos, bernama Prinadi (60).

"Kita kan tidak bisa memutuskan (pelaku gangguan jiwa atau tidak). Yang tahu tentang kejiwaan kan dokter, makanya kita bawa ke Kramat Jati," kata Kapolsek Cimanggis, Kompol Agus Khoeron, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/1/2021).

Langkah membawa AR untuk menjalani pemeriksaan keniwaan, dinilai tepat oleh Agus.

Pasalnya, terganggu atau tidaknya kejiwaan pelaku berkaitan erat dengan keputusan pihaknya untuk menetapkan pelaku sebagai tersangka.

Terduga pelaku AR ketika diamankan dari kediamannya, Kamis (28/1/2021)
Terduga pelaku AR ketika diamankan dari kediamannya, Kamis (28/1/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

"Itu kan percobaan, percobaan itu padahal kan untuk memenjarakannya agak susah, tapi unsur pasalnya repot. Makanya kita lagi melihat dari sisi kejiwaannya seperti apa," ucapnya.

Soal kejiwaan pelaku, sebelumnya, orang tua pelaku juga mengutarakan hal yang sama.

Curah Hujan Tinggi, Jalan Raya Kalimalang Jaktim Tergenang Setinggi 20 Cm

“Dari Februari lalu semenjak dia balik kuliah dari Jepang. Di Jepang kuliah empat tahun jurusan multimedia. Tahun pertama, dua, dan ketiga, dia masih stabil, sering kirim informasi. Beranjak tahun keempat bicaranya mulai berbeda, kayak semacam ilmu-ilmu gak jelas, bisa mengendalikan segala macam,” katanya kala dijumpai di lokasi kejadian pada Kamis (28/1/2021) kemarin.

“Sampai saat ini saya gatau persis siapa sebenarnya atau dari mana ilmu yang dia pelajari. Masih menelusuri sudah satu tahun ini,” pungkasnya.

Halaman
1234
Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved