Breaking News:

Jawaban Kadis Bina Marga DKI Soal Atap Warna-warni Sekitar Flyover Tapal Kuda: untuk Selfie-selfie

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut, kebijakan itu dibuat demi unggahan di sosial media.

Dok Kominfotik Jaksel
Atap rumah warga yang berada di sisi timur dan barat Flyover Tapal Kuda, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dicat warna-warni, Rabu (2/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mewarnai atap rumah warga di sekitar jalan layang (fly over) Lenteng Agung menjadi sorotan.

Banyak pihak menilai, kebijakan itu mubazir dan tidak memiliki manfaat lebih bagi masyarakat.

Meski demikian, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut, kebijakan itu dibuat demi unggahan di sosial media.

Sebab, karya lukisan yang dibuat di atap rumah warga itu menambah keindahan dari fly over tapal kuda yang diklaim pertama di Indonesia ini.

Meski demikian, keindahan lukisan tersebut tak akan bisa dilihat secara jelas ketika melintasi fly over menggunakan kendaraan.

Bila ingin melihat karya seni itu secara jelas, masyarakat harus menggunakan drone di ketinggian tertentu.

"Kami naik juga enggak kelihatan. Kelihatannya nanti kalau pakai drone, di jarak 50 meter baru kelihatan gambar ondel-ondel," ucapnya, Minggu (31/1/2021).

Selain itu, keindahan lukisan yang dibuat di atas atap rumah warna ini juga bisa dinikmati lewat jembatan penyeberangan orang (JPO) yang akan dibangun di sekitar fly over.

"Untuk jalan kaki sambil lihat atap kan untuk selfie-selfiean. Tapi, kalau untuk fly over enggak bisa," ujarnya saat ditemui di jalan layang tapal kuda Tanjung Barat, Jakarta Selatan.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved